Home News Nasional Prabowo Tunjuk Tito Karnavian Pimpin Satgas Pemulihan Banjir Sumatra

Prabowo Tunjuk Tito Karnavian Pimpin Satgas Pemulihan Banjir Sumatra

Prabowo Tunjuk Tito Karnavian Pimpin Satgas Pemulihan Banjir Sumatra Pemda Boleh Gunakan Kayu Hanyut Sisa Banjir Untuk Bangun Huntara Tak Dipangkas, TKD Aceh Rp1,6 Triliun Mulai Ditransfer Hari Ini Mendagri: Mualem ke Malaysia Untuk Berobat
Mendagri Tito Karnavian. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.

Komparatif.ID, Jakarta— Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mendagri Tito Karnavian sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di wilayah Sumatra.

Satgas ini dibentuk menangani dampak bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, yang berfokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi.

Penunjukan tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai taklimat awal tahun atau retret Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Prasetyo menjelaskan Prabowo memandang dampak bencana di tiga provinsi tersebut cukup luas sehingga membutuhkan koordinasi lintas daerah dan kementerian. Dalam pertimbangannya, Presiden meyakini Tito Karnavian memiliki kapasitas untuk mengoordinasikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara lebih efektif, mengingat perannya dalam pembinaan pemerintah daerah.

“Jadi pertimbangannya karna bencana kali ini yamg terdampak di 3 provinsi yang cukup luas dan dalam kapasitas beliau sebagai Menteri Dalam Negeri, Bapak Presiden memiliki pertimbangan dan meyakini bahwa di bawah Mendagri dapat dikoordinasikan lebih baik,” jelasnya.

Baca juga: Sejak Akhir November, Pemerintah Distribusikan 1.788 Ton Bantuan Bencana di Aceh

Ia menambahkan Prabowo tidak menetapkan target waktu khusus bagi satgas dalam menjalankan tugasnya.

Namun demikian, satgas diminta bekerja secepat mungkin sesuai tahapan yang ada, dengan prioritas utama membangun hunian bagi masyarakat terdampak yang hingga kini masih berada di pengungsian.

Sementara itu, Tito Karnavian menyampaikan satgas yang dipimpinnya akan memfokuskan kerja pada pemulihan infrastruktur pascabencana. Fokus tersebut meliputi perbaikan kantor pemerintahan, fasilitas pendidikan, pembangunan dan perbaikan jalan, perumahan, fasilitas kesehatan, serta layanan publik lainnya yang terdampak.

“Melihat apa yang darurat mulai pemulihan infrastruktur, pendidikan pemerintahan pembangunan jalan, kemudian masalah perumahan, kemudian masalah fasilitas kesehatan, pelayanan publik, ya semua,” terang Tito Karnavian.

Tito juga menjelaskan ruang lingkup kerja satgas terbatas pada rehabilitasi dan rekonstruksi di 52 kabupaten dan kota yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.

Previous articleWapres Venezuela Sebut Tak Ada Agen Asing yang Jalankan Pemerintahan
Next articleBPMA: Gelembung Gas di Nagan Raya Aman Selama Tidak Ada Pemicu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here