Home News Internasional Wapres Venezuela Sebut Tak Ada Agen Asing yang Jalankan Pemerintahan

Wapres Venezuela Sebut Tak Ada Agen Asing yang Jalankan Pemerintahan

Wapres Venezuela Sebut Tak Ada Agen Asing yang Jalankan Pemerintahan
Wakil Presiden Venezuela yang juga pemimpin ad interim saat ini, Delcy Rodriguez. Foto: Reuters.

Komparatif.ID, Caracas— Wapres Venezuela yang juga pemimpin ad interim saat ini, Delcy Rodriguez, pada Selasa, 6 Januari 2026, mengatakan tidak ada agen asing yang menjalankan Venezuela saat ini. Dia juga mengatakan, peran Amerika Serikat belum begitu jelas di Venezuela, setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores.

Dalam sebuah acara televisi, Wapres Venezuela Rodriguez mengatakan saat ini negara tersebut dipimpin oleh pemerintah yang sah, bukan oleh negara lain, bukan oleh orang lain. Tidak ada agen asing yang memerintah di negara tersebut.

“Pemerintah Venezuela yang berkuasa di negara kami, dan bukan orang lain. Tidak ada agen asing yang memerintah Venezuela,” kata Rodriguez.

Sementara itu, Jaksa Agung Venezuela Tarek William Sab menyerukan supaya Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores segera dibebaskan oleh Amerika Serikat.

“Operasi militer, tanpa deklarasi perang atau resolusi Dewan Keamanan PBB, merupakan tindakan agresi bersenjata ilegal yang bersifat teroris,” kata Tarek William Saab.

Baca juga: Venezuela Akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak ke Amerika Serikat

Pernyataan-pernyataan tersebut muncul di tengah dampak berkelanjutan dari operasi militer hari Sabtu lalu, yang menewaskan puluhan orang di Venezuela. Serangan tersebut secara luas dikutuk sebagai pelanggaran hukum internasional.

Venezuela pada hari Selasa merilis daftar 24 tentara yang tewas dalam serangan subuh, dan Kuba juga mengumumkan bahwa 32 anggota militernya telah meninggal. Rodriguez menyatakan masa berkabung selama tujuh hari untuk memperingati para anggota militer yang gugur.

Sejak merebut Maduro dari kediamannya, pemerintahan Presiden AS Donald Trump hanya memberikan sedikit kejelasan tentang rencana mereka untuk Venezuela ke depannya.

Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa AS akan “mengelola” Venezuela, sebuah pernyataan yang kemudian ditarik kembali oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio keesokan harinya.

Sumber: Aljazeera

Previous articleSejak Akhir November, Pemerintah Distribusikan 1.788 Ton Bantuan Bencana di Aceh
Next articlePrabowo Tunjuk Tito Karnavian Pimpin Satgas Pemulihan Banjir Sumatra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here