BREAKING
Penulis

Moritza Thaher

Moritza Thaher adalah musisi dan penulis yang berbasis di Banda Aceh. Selama lebih dari tiga dekade mengajar, ia tumbuh bersama generasi muda Aceh yang terus bernegosiasi dengan budayanya sendiri — antara mewarisi, meninggalkan, atau menemukan cara baru untuk meneruskannya. Ia mendirikan Sekolah Musik Moritza pada 1991.

10 artikel dipublikasikan

Ekraf dan Seniman: Antara Kemerdekaan Berkarya dan Logika Pasar Ratoh Jaroe, atau Aceh yang Diingat Tradisi yang Diperluas JKA pergub jka kesehatan seniman status Khanduri jazz Kota yang Menyewakan Pandangannya. Menafsir Ulang Nyawoung: Aransemen sebagai Seni Memilih Mantra yang Tidak Perlu Dimengerti DPKA: Lembaga Rekomendatif atau Dokumen Mati? Naskah album kapalo
Featured

Setelah Kapalo Meledak

Album Kapalo meledak. Keberhasilannya dikenal luas di Aceh. Bertahun-tahun kemudian, studio-studio kecil di Banda Aceh masih mencoba mengulangi keberhasilan itu. Mereka mencari…

Moritza Thaher, menyebut ada beberapa alasan seniman berkarya.
Opini

Beasiswa Anak Yatim Setelah Dana Cair

Daftar penerima beasiswa anak yatim sudah ada. Berkas sudah diverifikasi. Rekening sudah disiapkan. Ketika bantuan biaya pendidikan anak yatim cair, tanda keberhasilannya…

Ekraf dan Seniman: Antara Kemerdekaan Berkarya dan Logika Pasar Ratoh Jaroe, atau Aceh yang Diingat Tradisi yang Diperluas JKA pergub jka kesehatan seniman status Khanduri jazz Kota yang Menyewakan Pandangannya. Menafsir Ulang Nyawoung: Aransemen sebagai Seni Memilih Mantra yang Tidak Perlu Dimengerti DPKA: Lembaga Rekomendatif atau Dokumen Mati? Naskah album kapalo
Opini

Mantra yang Tidak Perlu Dimengerti

Yang tersisa dari argumen Soekarno adalah mantra. Dan mantra membutuhkan pengucap. Selama masih ada yang mengucap, mantra itu hidup. *** Di dinding…

Ekraf dan Seniman: Antara Kemerdekaan Berkarya dan Logika Pasar Ratoh Jaroe, atau Aceh yang Diingat Tradisi yang Diperluas JKA pergub jka kesehatan seniman status Khanduri jazz Kota yang Menyewakan Pandangannya. Menafsir Ulang Nyawoung: Aransemen sebagai Seni Memilih Mantra yang Tidak Perlu Dimengerti DPKA: Lembaga Rekomendatif atau Dokumen Mati? Naskah album kapalo
Opini

Kota yang Menyewakan Pandangannya.

Simpang Lima. Simpang BPKP. Simpang-simpang yang menghubungkan satu titik strategis ke titik strategis lain di Kota Banda Aceh. Di sini berdiri baliho-baliho…

Ekraf dan Seniman: Antara Kemerdekaan Berkarya dan Logika Pasar Ratoh Jaroe, atau Aceh yang Diingat Tradisi yang Diperluas JKA pergub jka kesehatan seniman status Khanduri jazz Kota yang Menyewakan Pandangannya. Menafsir Ulang Nyawoung: Aransemen sebagai Seni Memilih Mantra yang Tidak Perlu Dimengerti DPKA: Lembaga Rekomendatif atau Dokumen Mati? Naskah album kapalo
Opini

Jazz & Tepuk Tangan yang Paling Aceh

Dari kursi piano di panggung Khanduri Jazz 2026, saya menyaksikan sesuatu yang tidak terlihat dari kursi penonton. Ketika Puan — kelas 5…

Ekraf dan Seniman: Antara Kemerdekaan Berkarya dan Logika Pasar Ratoh Jaroe, atau Aceh yang Diingat Tradisi yang Diperluas JKA pergub jka kesehatan seniman status Khanduri jazz Kota yang Menyewakan Pandangannya. Menafsir Ulang Nyawoung: Aransemen sebagai Seni Memilih Mantra yang Tidak Perlu Dimengerti DPKA: Lembaga Rekomendatif atau Dokumen Mati? Naskah album kapalo
Opini

Tradisi yang Diperluas

Di sebuah lorong sempit di Banda Aceh, seseorang sedang mengetuk ritme rapa’i ke dalam sebuah sampler digital. Bukan untuk menghapus bunyinya, tapi…

Ekraf dan Seniman: Antara Kemerdekaan Berkarya dan Logika Pasar Ratoh Jaroe, atau Aceh yang Diingat Tradisi yang Diperluas JKA pergub jka kesehatan seniman status Khanduri jazz Kota yang Menyewakan Pandangannya. Menafsir Ulang Nyawoung: Aransemen sebagai Seni Memilih Mantra yang Tidak Perlu Dimengerti DPKA: Lembaga Rekomendatif atau Dokumen Mati? Naskah album kapalo
Opini

Ratoh Jaroe atau Aceh yang Diingat?

Di podium pembukaan Asian Games 2018, ribuan gadis bergerak serempak — tangan terangkat, kepala menunduk, lalu bangkit lagi dalam irama yang presisi.…