
Komparatif.ID, Bogor— Persiraja Banda Aceh membawa pulang satu poin dari lawatan ke Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Garudayaksa FC pada pekan ke-13 Pegadaian Championship 2025/26, Senin sore (29/12/2025).
Persiraja sempat unggul lebih dahulu pada menit ke-28. Gol pembuka Laskar Rencong dicetak oleh Connor Flynn Gillespie melalui eksekusi penalti.
Hadiah penalti diberikan wasit setelah Matheus Machado dijatuhkan pemain Garudayaksa FC di dalam kotak terlarang. Gillespie yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Persiraja memimpin.
Keunggulan tersebut membuat Persiraja semakin percaya diri dan mencoba mengendalikan permainan. Namun, upaya mempertahankan keunggulan tidak berjalan hingga akhir babak pertama.
Pada menit-menit akhir sebelum turun minum, tim milik Presiden Prabowo Subianto itu berhasil menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang tercipta melalui sundulan Raihan yang memanfaatkan umpan dari situasi bola mati, sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Pelatih Persiraja: Alhamdulillah
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas, mengaku bersyukur dengan raihan satu poin di kandang lawan. Ia menilai pertandingan berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama berani menyerang dan menciptakan sejumlah peluang.
“Alhamdulillah kami mendapat satu poin hari ini. Pertandingan cukup menarik, kedua tim saling menyerang, menciptakan peluang, dan bermain sangat terbuka serta ofensif,” ujar Akhyar, Selasa (30/12/2025).
Baca juga: TVRI Bakal Siarkan Piala Dunia 2026 Gratis
Meski sempat unggul, Akhyar mengakui timnya sedikit lengah dalam mengantisipasi situasi bola mati sehingga harus kebobolan. Hal tersebut menjadi catatan evaluasi bagi tim ke depan.
“Kami bersyukur bisa mendapat satu poin meskipun sempat unggul di pertengahan babak pertama. Sayang, sedikit kesalahan dari bola mati membuat kami kebobolan dan akhirnya hasil akhir imbang,” tambahnya.
Akhyar juga menyebut pertandingan ini memiliki makna tersendiri bagi Persiraja. Menurutnya, tim datang dengan tekad meraih kemenangan sebagai bentuk hiburan bagi masyarakat Aceh yang sedang dilanda musibah.
“Dari awal kami bertekad kuat untuk bisa mendapat tiga poin di sini sebagai hiburan bagi saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah. Satu poin ini pun kami persembahkan untuk saudara-saudara kami yang tertimpa musibah. Semoga keadaan segera kembali baik-baik saja,” ungkapnya.












