Home News Daerah Hafizah 30 Juz Ini Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Kedokteran...

Hafizah 30 Juz Ini Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Kedokteran USK

Hafizah 30 Juz Ini Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Kedokteran USK
Ade Naylan Sadida, santriwati Dayah Darul Quran Aceh (DQA). Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Tapaktuan– Ade Naylan Sadida, santriwati Dayah Darul Quran Aceh (DQA) di Kecamatan Samahani, Kabupaten Aceh Besar, berhasil meraih penghargaan Best Award Program pada ajang The 7th International Youth Exchange and Conference SDGs Kesehatan yang diikuti peserta dari berbagai negara.

Prestasi itu menambah deretan capaian yang telah diraih santriwati asal Aceh Selatan itu. Selain berhasil meraih penghargaan internasional, ia juga tercatat sebagai mahasiswi baru Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala (USK) setelah dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Talenta Juara MTQ Aceh. Hasil seleksi tersebut diumumkan pada Senin, 1 Juni 2026.

Ade merupakan anak kedua mantan Wakil Bupati Aceh Selatan, Dr. H. Daska Aziz, MA, yang kini berprofesi sebagai dosen di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala.

Selain diterima di Fakultas Kedokteran USK, Ade juga dinyatakan lulus melalui jalur PTKIN pada Program Studi Psikologi UIN Jakarta. Namun, ia memilih melanjutkan pendidikan di Program Studi Pendidikan Dokter USK Banda Aceh.

Dalam forum internasional yang berlangsung di Singapura tersebut, Ade mempresentasikan gagasan mengenai solusi kesehatan berbasis komunitas yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin ketiga tentang kehidupan sehat dan sejahtera.

Gagasan yang disampaikannya mendapat apresiasi dari dewan juri karena dinilai aplikatif, berbasis data, dan relevan dengan tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat Indonesia. Atas presentasi tersebut, Ade berhasil memperoleh penghargaan Best Award Program.

Di balik prestasi akademik dan internasional yang diraihnya, Ade juga dikenal sebagai hafizah Al-Qur’an 30 juz. Ia memiliki sejumlah prestasi di bidang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), pernah menjadi juara umum saat menempuh pendidikan di MIN 11 Banda Aceh, serta terpilih sebagai siswa teladan ketika belajar di SMP Darul Quran Aceh.

Baca juga: English Confidence Day UIN Ar-Raniry Bangun Mental Global Santri MSBS

“Menghafal Al-Qur’an mengajarkan saya disiplin, manajemen waktu, dan tanggung jawab. Satu ayat yang terlupa harus diulang berkali-kali. Mental itu yang saya pakai saat berkompetisi dan mewujudkan gagasan di forum internasional,” ujar Ade, Senin (1/6/2026).

Ade mengaku memilih menempuh pendidikan kedokteran sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, ilmu yang nantinya diperoleh selama menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran USK akan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat.

Ia bercita-cita menjadi dokter yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga berempati dan berakhlak mulia. Karena itu, ia berupaya menyeimbangkan pencapaian akademik dengan nilai-nilai keagamaan yang selama ini menjadi bagian dari proses pendidikannya.

Lebih lanjut, Ade berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh dan Indonesia untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan spiritual.

Selain menjadi hafizah Al-Qur’an 30 juz, Ade juga tercatat sebagai peraih juara MTQ tingkat Provinsi Aceh, penerima Best Award SDGs Internasional, serta lulus sebagai mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter USK melalui jalur Seleksi Talenta tahun 2026.

Previous articleKalah di Final Liga Champions, Fans Arsenal Berharap Artate Tetap Melatih The Gunner
Next articleBPMA dan SKK Migas Teken MoU Pengelolaan Migas hingga 200 Mil Laut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here