Komparatif.ID, Jantho— Relawan mahasiswa yang tergabung dalam International Office Student Volunteers dan mahasiswa internasional di bawah naungan UPT Pusat Layanan Internasional Universitas Islam Negeri Ar-Raniry menyelenggarakan English Confidence Day bertajuk “SPEAK UP!!!” di Pesantren Teknologi Muamalat Solidarity Boarding School (MSBS) Jantho, Aceh Besar, Selasa, 24 Februari 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada upaya membangun kepercayaan diri serta pola pikir global para santri melalui penguasaan bahasa asing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur International Office UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. phil. Saiful Akmal, M.A., bersama staf kerja sama internasional, Suri Wahyuni, M.Pd. Tim relawan terdiri atas mahasiswa dari berbagai program studi di UIN Ar-Raniry.
Dalam sambutannya, pimpinan Pesantren MSBS, Abi Gunawan, mengatakan penguasaan bahasa internasional merupakan keterampilan penting bagi calon pemimpin. Ia menyampaikan ]sekecil apa pun pengalaman dalam bahasa Inggris atau bahasa Arab akan memberikan manfaat di masa mendatang.
Prof. Saiful Akmal dalam sesi motivasinya menekankan pentingnya merantau dan melihat dunia luar sebagai cara memperluas wawasan. Ia berbagi pengalaman studinya di Liverpool, Inggris, hingga ke Frankfurt, Jerman.
Baca juga: Prof. Syamsul Rijal: Ramadan Momentum Transformasi, Bukan Sekadar Rutinitas
Dalam kesempatan itu, ia mengutip pesan Imam Syafi’i tentang makna merantau sebagai jalan menemukan hal-hal baru yang tidak ditemukan di negeri sendiri, sekaligus memperdalam kesadaran akan kebesaran Allah.
Selain sesi motivasi, tim relawan yang dipimpin oleh Ummu Aiman memaparkan berbagai program internasional yang tersedia di kampus, seperti pertukaran pelajar ke Jepang dan Singapura, serta kelas daring internasional di Korea Selatan.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman antara santri MSBS dan mahasiswa internasional.
Para santri memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi mengenai pengalaman belajar di luar negeri dan proses adaptasi di lingkungan internasional.
Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh semangat para santri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.
Sebagai tindak lanjut, direncanakan sejumlah kegiatan lanjutan, di antaranya kelas fotografi bagi siswa SMK yang akan dipandu oleh Muhammad Mu’izzuddin bin Kamaruzaman, kegiatan outbond mahasiswa internasional dan relawan setelah Idul Fitri, serta program PPL dan KPM di Pesantren MSBS.













