Home Gaya Hidup 7 Ciri Ciri Perempuan Selamat dari Hanyutan Arus Deras Pelacuran

7 Ciri Ciri Perempuan Selamat dari Hanyutan Arus Deras Pelacuran

ciri ciri perempuan
Kuntum mawar merah. Foto: Shutterstock via bougs.com.

Komparatif.ID—Kamu perlu mengenali ciri ciri perempuan selamat dari hanyutan arus deras pelacuran yang mengatasnamakan kebebasan di alam demokrasi. Di era teknologi komunikasi seperti saat ini, memahami ciri-ciri perempuan yang selamat dari perilaku menyimpang, merupakan pengetahuan yang sangat berharga.

Beberapa penasihat kebatinan yang telah lama mempelajari perilaku manusia, memberikan nasihat bijak dan penuh makna. Jangan pilih perempuan dengan niat kamu ingin memperbaikinya, atau memaksanya seperti yang kamu mau. Hampir mustahil kamu bisa mengkondisikan wanita sejalan dengan visi dan misi hidupmu.

Bila kamu ingin mendapatkan perempuan yang bisa kamu jadikan sebagai benteng moral keluarga, dan menjadi nilai tambah bagi meningkatnya nilai kehormatan orang lain kepada dirimu, jangan cari perempuan –teman hidup—di tempat seperti hiburan malam, baik di offline maupun online.

Lelaki hampir mustahil bisa mengubah perempuan yang menjunjung persundalan, menjadi lebih baik. Karena perempuan selalu memiliki alasan bertahan pada status quo.

Lalu, apa saja ciri ciri perempuan yang selamat dari arus deras pelacuran?

Berikut 7 ciri ciri perempuan yang selamat dari arus deras persundalan

  1. Menghilang dari panggilan dunia jalanan yang tengah memuja persundalan

Mereka tidak muncul di media sosial dengan lekukan dada, paha, bokong. Mereka tidak muncul di tempat-tempat hiburan yang penuh kemorosotan moral.

Kamu tidak perlu bertanya di mana lokasi keberadaan perempuan yang tidak tergerus arus itu? mereka ada di rumah atas pilihannya sendiri. Wanita loyal  pada moral tidak mengiklankan lokasi dan tubuh mereka.

  1. Ponselnya boring

Ponsel mereka tidak memiliki rentetan DM yang menumpuk, dan aplikasi-aplikasi yang mengubah ponsel wanita  menjadi rumah border. Tidak ada komentar-komentar pria yang diakui sebagai “Cuma temen”.

Baca: Perkawinan Serta Pergaulan Laki-laki dan Perempuan di Aceh

Bila ponsel mereka dibuka/diretas, isinya obrolan grup keluarga, chat orang tua dan sahabat, photo biasa, list buku, draft tugas kerja/belajar, cara make up, resep makanan tutorial memasak, dan kegiatan positif lainnya.

  1. Bukan pecandu validasi

Adapun ciri ciri perempuan yang selamat dari arus deras persundalan, selanjutnya yaitu wanita yang tidak gandrung perhatian pria. Tidak menggandrungi “like and comment”, tidak terpapar “echo chamber” feminisme supaya membuatnya merasa lebih hidup, unggul di atas rata-rata.

Jika dia sanggup mengunggah fotonya tanpa filter, atau tidak mengeposkannya sama sekali, dia masuk dalam daftar puncak kelangkaan. Ini menunjukkan rasa percaya diri tanpa membandingkan dirinya dengan siapapun.

  1. Sanggup berkata tidak pada teman-temannya

Dia sanggup menolak ajakan ke tempat hiburan, bepergiaan, keluyuran hanya untuk “eksis”, walau ia tahu akan diejek sebagai manusia kuper dan ketinggalan zaman.

Prinsipnya teguh di bawah tekanan teman sebaya. Itu DNA istri sejati.

Kebanyakan wanita yang mengakui dirinya sebagai manusia modern, lebih setia kepada genk nongkrong daripada pasangan dan keluarga sendiri.

  1. Anggun sebagaimana wanita semestinya, bukan manja kekanakan

Tak kenal mood-swing yang intens, tidak memainkan emosi negatif-pasif-agresif; marah, kesal, atau kekecewaan—secara tidak langsung (tersirat). Dia tidak mempersenjatai dirinya dengan air mata.

Interaksinya dewasa, bertanggung jawab atas dirinya sendiri, tidak selalu harus melibatkanmu membereskan urusannya kecuali sudah menyangkut Batasan peran lelaki-perempuan.

Ini pertanda kematangan emosional top.

  1. Menghormati otoritas pria

Setiap wanita tahu prioritas peran yang melekat pada pria. Yaitu tanggung jawab atas wanita. Tapi, wanita terbagi dalam dua kelompok memandang bagian ini.

Kelompok pertama, menghormatinya dan jadi pelengkap. Kelompok kedua, iri dan benci, lalu melucutinya/membonsai. Perilaku ini ada yang lahir karena trauma, khawatir berlebih, atau terpapar feminisme yang sudah pada tahap mengkhawatirkan.

Maka perhatikanlah baik-baik, apa dia mencoba bersaing dan mengerdilkan maskulinitas pria, atau melengkapi bingkaimu; ingin kamu memimpin dan mendorong kebesaranmu.

  1. Nilainya bukan Cuma terletak di antara kedua pahanya

Penampilan akan pudar. Tapi kesetiaan, kedamaian, dan perempuan yang memberikan lebih dari sekadar birahi, merupakan hal abadi.

Bila perempuan yang ada di sampingmu menyiapkan keperluanmu, memasak tanpa diminta, menanyakan harimu, dan merencanakan masa depan dengan namamu di dalamnya, itu fix, jaga dan pertahankan dia.

Itu bukan sekadar cinta, itu perjalanan kisah indah pewarisan yang harus diselesaikan bab penutup.

Komparian yang berbahagia, visual memang memikat, namun kedamaian yang lahir dari kejujuran tanpa residu, adalah standar tertinggi bagi pria yang sudah selesai dengan egonya.

Nilai seorang perempuan tidak terletak pada seberapa cerdas ia bersiasat, melainkan pada kemurnian hatinya untuk membangun masa depan tanpa bayang bayang masa lalu yang belum tuntas.

Jangan habiskan energimu memperbaiki perempuan yang menjunjung tinggi kebebasan dan kemerdekaan bertindak dalam segala hal. Jangan habiskan waktumu meluruskan perempuan yang menjunjung tinggi persundalan, dan jangan coba-coba kamu dekati mereka.

Bacalah sejarah, banyak pria yang hancur karirnya, rusak reputasinya, hanya gara-gara penasaran dengan kemolekan tubuh dan selangkangan perempuan yang menjunjung tinggi persundalan sebagai jalan hidupnya.

Disadur dari catatan @maskulinitas_autentik dengan penyesuaian seperlunya.

Previous articleTerdata Desil 8, Bupati Bireuen Fasilitasi Pengobatan Balita Korban Kecelakaan Keluarga Miskin
Next articleDipaksa Hapus Rekaman, Jurnalis Alami Kekerasan Saat Liput Demo Pergub JKA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here