Home Gaya Hidup Ketika Usia 40 Tahun Tiba, Kurangi 6 Hal Ini

Ketika Usia 40 Tahun Tiba, Kurangi 6 Hal Ini

usia 40 tahun
Ilusrasi usia 40 tahun. Foto: Ist.

Usia 40 tahun merupakan etape terbaru dalam kehidupan manusia.Di dalam Islam, usia 40 tahun mendapatkan perhatian khusus. Dibahas secara khusus dan mendalam.

Usia 40 tahun merupakan masa transisi menuju fase paruh baya. Di dalam Islam umur 40 tahun merupakan momen yang penuh berkah dan makna. Inilah era dimulainya kematangan fisik, mental dan spiritual.

Allah berfirman dalam Alquran, “…hingga ketika ia mencapai usia dewasa dan mencapai usia empat puluh tahun, ia berkata, ‘Ya Tuhanku, berilah aku kemampuan untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai, dan jadikanlah keturunanku orang saleh. Sesungguhnya aku telah bertaubat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang beriman'” (Al-Qur’an, 46:15).

Imam al-Qurthubi rahimahullah dalam tafsirnya berkata, “Allah Ta’ala menyebutkan orang yang sudah mencapai umur 40 tahun, maka sesungguhnya telah tiba baginya untuk mengetahui nikmat Allah Ta’ala yang ada padanya dan kepada kedua orang tuanya, kemudian mensyukurinya.

Bila Usia 40 Tahun Telah Tiba, Kurangi Enam Hal

Sahabat sekalian, Komparian yang kami muliakan,umur 40 tahun merupakan tahapan puncak bagi seorang hamba. Setelah itu seorang hampa akan mendaki sedikit lagi. Setelahnya, akan melalui jalan menurun. Ia akan tua, sakit, mati, dan kemudian dilupakan.

Bila ia hidup dalam usia tua, dirinya tidak akan lagi dianggap penting, mulai diabaikan, bahkan akan banyak orang yang lupa terhadap dirinya.

Baca: Maroko, Olahraga, dan Harga Diri

Jika usiamu empat puluh tahun atau lebih, kurangilah enam hal dan perbanyak enam hal. Ini Allah berfirman, hingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun, ia berdoa, “Ya Rabbku, berilah aku ilham untuk mensyukuri nikmat-Mu.”. Al-Ahqaf 15.

Usia 40 tahun bukan sekadar angka, ia adalah peringatan lembut dari langit. Waktu sudah tidak panjang, bekal harus diperbanyak.

Enam hal yang perlu dikurangi

Satu, ambisi dunia yang berlebihan. Bukan berarti meninggalkan dunia, tetapi jangan menjadikannya tujuan utama. Kejar secukupnya, lepaskan selebihnya. Dunia di tangan, bukan di hati.

Dua, perdebatan yang tidak bermanfaat. Usia matang bukan untuk menang debat, tetapi menang dalam akhlak. Diam yang bijak lebih mulia daripada menang argumen.

Tiga, terlalu sibuk menilai orang lain. Di usia ini dosa sendiri jauh lebih mendesak untuk diperbaiki. Kurangi menghakimi, perbanyak introspeksi.

Empat, mengeluh. Keluhan menguras pahala, kesabaran justru mengangkat derajat. Mengeluh ke manusia melelahkan, mengadu ke Allah menenangkan.

Lima, pertemanan yang menjauhkan dari Allah. Bukan soal banyak atau sedikit, tetapi siapa yang mendekatkan pada akhirat.

Enam, menunda taubat. Di usia ini, menunda taubat adalah kerugian besar. Tidak ada jaminan esok hari.

Enam hal yang perlu diperbanyak

Satu, taubat dan istighfar. Ini adalah napas ruhani orang berusia matang. Istighfar adalah pembersih usia.

Dua, salat tepat waktu dan khusyuk. Bukan lagi soal cepat, tetapi soal kualitas dan kehadiran hati.

Tiga, sedekah, meski sedikit. Sedekah di usia senja adalah tabungan paling aman. Lebih baik sedikit tapi rutin, daripada banyak tapi jarang.

Empat, berbakti kepada orang tua. Jika mereka masih hidup, itulah pintu surga yang belum tertutup. Jika telah wafat, perbanyak doa dan amal jariah atas nama mereka.

Lima, membaca Alquran dan zikir. Di usia ini Alquran bukan lagi bacaan, tetapi penuntun pulang. Zikir menenangkan hati yang lelah oleh dunia.

Enam, mempersiapkan akhir yang baik. Bukan pesimis, tetapi realistis dan beriman. Orang cerdas adalah yang mengingat mati, mempersiapkan bekal, dan berharap husnul khatimah.

Pada usia  40 tahun atau lebih, maka hidup bukan lagi tentang apa yang aku dapatkan, tetapi apa yang akan aku bawa pulang.

Sahabat, Komparian yang budiman. Selamilah makna hidup. Islam tidak melarang kaya. Bahkan orang Islam harus kaya supaya dakwah agama hanif ini menjadi lebih mudah. Islam menganjurkan umatnya menjadi manusia politik, pengusaha, dan lain-lain. Tapi semuanya demi satu tujuan; menyelamatkan iman.

Bagi yang telah mencapai usia 40 tahun, mari mulai berjalan ke arah yang lebih baik. Bagi yang sudah melampau usia tersebut, jangan lupa, Anda sedang dalam masa menuju jalan turun. Bahkan sebagian besar dari Anda sedang melaluinya.

Semoga Allah memberkahi usia kita, mengampuni dosa yang lalu, dan menutup hidup kita dengan husnul khatimah.

Previous article1 Syarat Mantan Suami Tak Wajib Nafkahi Anak Kandungnya
Next articleNaik 27 Persen, BSI Agen Aceh Catat Transaksi Rp69 Triliun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here