
Komparatif.ID, Teheran—201 warga Iran tewas, sejak serangan rudal kolaborasi AS-Israel dimulai lagi pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026.
Menurut laporan Red Crescent (Bulan Sabit Merah), sebanyak 201 warga Iran tewas di 24 provinsi yang diserang oleh AS-Israel. Sedangkan menurut laporan media Iran, serangan tersebut telah menewaskan 108 orang warga Iran.
Presiden AS Donald Trump dan para pejabat Israel mengklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah tewas.
Baca: Iran Serang Balik Pangkalan Militer Amerika Serikat
Iran membantah pembunuhan tersebut, dengan media semi-resmi mengatakan bahwa ia “teguh” dalam memimpin medan perang.
Trump, yang sebelumnya mengumumkan operasi tempur besar-besaran di Iran setelah Israel juga mengatakan telah meluncurkan serangan rudal terhadap negara tersebut.
Ia mengatakan bahwa pemboman berat dan tepat sasaran akan berlanjut tanpa jeda sepanjang minggu, atau selama diperlukan untuk mencapai tujuannya.
Iran telah membalas, menargetkan Israel dan aset AS di beberapa negara Timur Tengah, termasuk Qatar, UEA, Kuwait, Bahrain, Yordania, Arab Saudi, dan Irak.
Beberapa negara di kawasan itu telah menutup wilayah udaranya di tengah aksi saling serang tersebut.
Disadur dari: Aljazeera












