Komparatif.ID, Omaha— Konglomerat legendaris Amerika Serikat Warren Buffett resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai CEO Berkshire Hathaway pada 31 Desember 2025.
Keputusan pensiun ini menandai berakhirnya kepemimpinan Buffett selama enam dekade lebih di perusahaan yang ia besarkan menjadi salah satu konglomerat terbesar di dunia.
Warren Buffett merekomendasikan Greg Abel, Wakil Ketua Operasi Non-Asuransi Berkshire Hathaway sebagai penggantinya untuk memimpin Berkshire Hathaway ke depan.
Pria yang dijuluki “Sang Peramal dari Omaha” itu dikenal luas sebagai sosok kunci di balik transformasi Berkshire Hathaway. Saat mengambil alih perusahaan tersebut pada 1965, Berkshire masih merupakan perusahaan tekstil berskala menengah.
Di bawah kepemimpinan Buffett bersama Charlie Munger, perusahaan itu berkembang pesat menjadi raksasa investasi dengan nilai lebih dari US$1 triliun dan aset likuid mencapai sekitar US$300 miliar.
Dilansir Reuters pada Rabu (31/12/2025), kinerja Berkshire Hathaway di bawah duo Buffett dan Munger memberikan imbal hasil luar biasa bagi para investornya.
Investor yang memiliki saham Berkshire sejak 1965 tercatat memperoleh keuntungan sekitar 6,1 juta persen, jauh melampaui kenaikan indeks S&P 500 yang sekitar 46 ribu persen, termasuk dividen.
Pada hari terakhir kepemimpinan Buffett sebagai CEO, pergerakan saham Berkshire menunjukkan penurunan tipis.
Baca juga: 10 Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes
Saham Berkshire Hathaway Kelas A turun US$600 atau 0,1 persen menjadi US$754.800, sementara saham Kelas B melemah US$1,06 atau 0,2 persen menjadi US$502,65.
Warren Buffett Tidak Tinggalkan Berkshire Hathaway
Meski pensiun dari kursi CEO, Warren Buffett tidak sepenuhnya meninggalkan perusahaan. Ia tetap menjabat sebagai chairman Berkshire Hathaway dan menyatakan akan terus datang setiap hari ke kantor pusat perusahaan di Omaha, Nebraska, yang berjarak sekitar 3,2 kilometer dari rumahnya.
Warren Buffett juga mengatakan akan membantu Greg Abel dalam memimpin perusahaan.
Greg Abel bergabung dengan Berkshire Hathaway pada tahun 2000 ketika perusahaan tersebut mengakuisisi MidAmerican Energy, yang kini dikenal sebagai Berkshire Hathaway Energy.
Sejak 2018, Abel menjabat sebagai wakil ketua yang bertanggung jawab atas bisnis non-asuransi Berkshire. Rencana suksesi ini sejatinya telah diumumkan sejak Mei 2025, saat Buffett memberi sinyal kuat bahwa Abel akan menjadi penerusnya.
Melansir AFP, dalam rapat pemegang saham tahunan di Omaha, Buffett mengatakan perannya ke depan akan lebih bersifat pendukung. Ia menegaskan keputusan akhir tetap berada di tangan Abel, terutama dalam hal penempatan modal.
Berdasarkan data Real Time Billionaires Forbes per Jumat (2/1/2025), total kekayaan Warren Buffett tercatat mencapai US$148,9 miliar atau sekitar Rp2.482,9 triliun, dengan asumsi kurs Rp16.675 per dolar AS. Dengan jumlah tersebut, Buffett menempati peringkat kesembilan orang terkaya di dunia.
Berkshire Hathaway Inc. sendiri merupakan perusahaan induk konglomerat multinasional yang berbasis di Omaha, Nebraska.
Memasuki Januari 2026, perusahaan ini dikenal sebagai salah satu entitas investasi terbesar di dunia dengan model bisnis yang mencakup kepemilikan penuh atas berbagai perusahaan serta kepemilikan saham minoritas yang signifikan di sejumlah perusahaan publik besar.













