Home News Daerah Stok Daging Meugang Aman, Harga Diprediksi Naik Tipis Jelang Idulfitri

Stok Daging Meugang Aman, Harga Diprediksi Naik Tipis Jelang Idulfitri

Jubir Pemerintah Aceh Muhammad MTA mengatakan Mendagri menunjuk Sekda Pidie Jaya (Pijay) Jailani sebagai Pj Bupati menggantikan Said Mulyadi yang purna tugas. Foto: Ho for Komparatif.ID. Pemerintah Aceh Target Jembatan Bailey Kutablang Rampung 25 Desember Aceh Akhiri Status Darurat Bencana, BBM Tetap Bebas Barcode Stok Daging Meugang Aman, Harga Diprediksi Naik Tipis Jelang Idulfitri Dana Otsus Menyusut, JKA Kini Tak Lagi Tanggung Seluruh Warga Aceh
Jubir Pemerintah Aceh Muhammad MTA. Foto: Ho for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Pemerintah Aceh memastikan ketersediaan daging untuk kebutuhan daging Meugang menjelang Idulfitri 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan kebutuhan daging setiap perayaan Meugang di Aceh secara umum berkisar antara 1.000 hingga 1.500 ton.

Berdasarkan hasil pantauan dan koordinasi Dinas Peternakan Aceh di lapangan, kebutuhan tersebut dipastikan dapat terpenuhi pada perayaan Meugang Idulfitri tahun ini.

“Dari pantauan dan koordinasi Dinas Peternakan Aceh di lapangan, kebutuhan daging Meugang Idul Fitri tahun ini tercukupi dan aman,” terang MTA, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan stok hewan ternak yang tersedia di seluruh wilayah Aceh cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat. Saat ini tercatat sebanyak 16.381 ekor sapi tersedia, dengan estimasi pemotongan sekitar 7.245 ekor selama Meugang.

Baca juga: 45 KK Penyintas Banjir di Alue Kuta Makmeugang Bersama Bupati Bireuen

Selain itu, terdapat pula 6.929 ekor kerbau serta 17.146 ekor kambing dan domba yang siap memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Muhammad MTA menyebutkan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan daging menjelang hari raya. Ia menyebut Pemerintah Aceh juga terus melakukan pemantauan distribusi dan kondisi pasar untuk memastikan kelancaran pasokan di berbagai daerah.

Terkait harga daging, ia mengakui kondisi pasar menjelang Meugang cenderung mengalami fluktuasi. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan masyarakat yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Untuk tahun ini, harga daging diperkirakan berada pada kisaran Rp150.000 hingga Rp180.000 per kilogram, sedikit lebih tinggi dibandingkan hari-hari normal.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, telah mengambil langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga di pasaran. Gubernur Aceh Muzakir Manaf telah menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan pemantauan secara intensif agar tidak terjadi spekulasi harga yang merugikan masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau para pedagang untuk tetap memperhatikan kewajaran harga demi menjaga kenyamanan masyarakat dalam menjalankan tradisi Meugang.

Previous articleSudah Ditawari Hunian Layak, Pengungsi di Kantor Bupati Bireuen Pilih Bertahan di Tenda
Next articlePelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur di Samalanga Diringkus Polisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here