Home News Daerah Mukarramah Minta Program Bunda PAUD Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah

Mukarramah Minta Program Bunda PAUD Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah

Mukarramah Minta Program Bunda PAUD Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah
Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh, Mukarramah Fadhlullah, saat Penguatan Pokja Bunda PAUD Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Senin (27/7/2026) malam. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh, Mukarramah Fadhlullah, meminta seluruh Pokja Bunda PAUD di kabupaten dan kota menyusun program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Langkah tersebut dinilai penting agar setiap program yang dijalankan mampu menjawab tantangan dan kebutuhan layanan pendidikan anak usia dini secara tepat.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Kegiatan Penguatan Pokja Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Senin (27/7/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., MSP, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh Meutia Juliana, S.STP., M.Si., serta Bunda PAUD dan Ketua Pokja dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Dalam arahannya, Mukarramah menyampaikan pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi Aceh yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan.

Baca juga: UIN Ar-Raniry dan BPSDM Aceh Siapkan Beasiswa Khusus Guru PAUD

Mukarramah menjelaskan, Pokja Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai mitra Bunda PAUD dalam merencanakan, mengoordinasikan, mengawal, hingga mengevaluasi berbagai program yang bertujuan meningkatkan akses dan mutu layanan pendidikan anak usia dini.

Ia juga mendorong seluruh Pokja Bunda PAUD di tingkat kabupaten dan kota agar menyusun program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektor serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, satuan pendidikan, hingga pemerintah gampong.

“Keberhasilan pembangunan sumber daya manusia dimulai dari pendidikan anak usia dini. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan merata di seluruh Aceh,” ujar Mukarramah.

Menurutnya, penguatan kapasitas Pokja Bunda PAUD menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak.

Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai tugas dan tanggung jawabnya, Pokja diharapkan mampu melahirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.

Previous articleSekretaris Tani Merdeka Bireuen Apresiasi Diklat TMI Angkatan IV
Next articlePemerintah Aceh Minta BNPB Rekonstruksi Jembatan Gantung Gayo Lues

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here