Home News Daerah Sekretaris Tani Merdeka Bireuen Apresiasi Diklat TMI Angkatan IV

Sekretaris Tani Merdeka Bireuen Apresiasi Diklat TMI Angkatan IV

Sekretaris Tani Merdeka Bireuen Apresiasi Diklat TMI Angkatan IV
Diklat TMI Angkatan IV Regional Aceh-Sumatera Utara di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumatera Utara, Selasa, 28 Juli 2026. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Sekretaris Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Bireuen Asnawi, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) TMI Angkatan IV Regional Aceh-Sumatera Utara, yang dilaksanakan di Sumut.

Diklat tersebut ditutup di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumatera Utara, Selasa, 28 Juli 2026.

Sekretaris TMI Bireuen Asnawi menerangkan, diklat tersebut berlangsung selama tiga hari tiga dua malam. Mereka dilatih tentang kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Diklat tersebut bukan semata ajang berkumpul, tetapi juga wahana membangun titik awal lahirnya gerakan rakyat untuk memperjuangkan kesejahteraan petani. Selain itu juga untuk memperkuat program ketahanan pangan, serta membangun pertanian sebagai modal kemajuan bangsa.

Asnawi menjelaskan, pidato Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir pada malam penutupan memiliki energi yang luar biasa. pesan-pesannya di atas podium penutupan diklat dapat dicerna sebagai sebuah tekad baru untuk pertanian yang lebih baik.

Baca juga: Kementerian Pertanian Cetak Sawah Rakyat 140 H di Bireuen

Petani bukan profesi rendahan seperti yang dipahami selama ini. Tanpa petani, maka pertanian tidak akan berjalan dengan baik. Bila pertanian tidak berjalan, maka daya tahan bangsa akan rapuh.

“Sebagai kader kami menyambut baik tekad Don Muzakir. Kami akan melaksanakannya dengan baik,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua TMI Bireuen, Muhamamd Ali, menyebutkan setelah mereka mengikuti diklat, mental mereka semakin baik. Demikian juga kedisiplinan, telah meningkat.

“Setelah diklat saya merasakan dampak terhadap mindset. Ada pandangan baru yang lahir dari kesadaran setelah digembleng di dalam diklat,” kata Ali.

Pengetahuan dan keahlian yang ia dapatkan selama diklat, akan diaplikasikan ke lapangan pertanian. Dia dan seluruh kader TMI Bireuen akan bekerja sekuat tenaga demi mencapai tujuan organisasi, pertanian maju, petani bahagia, rakyat sejahtera.

Previous articleKetua Baitul Mal Aceh Akan Telusuri Pelaku Pemotongan Bantuan Modal Usaha
Next articleMukarramah Minta Program Bunda PAUD Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here