Home News Daerah Senyum Bahagia Mismi di Huntara Bukit Rata

Senyum Bahagia Mismi di Huntara Bukit Rata

Progres Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Capai 89,60%

Senyum Bahagia Mismi di Huntara Bukit Rata
Mismi saat membuka peralatan dapur bantuan Presiden Indonesia melalui Kemendagri-Satgas PRR. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Kuala Simpang— Mismi sangat antusias ketika membuka tas yang berisi peralatan dapur bantuan Presiden Indonesia Prabowo Subianto melalui Kemendagri-Satgas PRR. Mismi mengucapkan terima kasih sembari berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascabencana tidak mengalami kendala.

84 KK di Huntara Bukit Rata, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, yang baru selesai dibangun beberapa waktu lalu, mendadak meriah. Ratusan penyintas bencana dari beberapa desa keluar dari barak pengungsian, ketika mengetahui hunian sementara mereka dikunjungi pejabat.

Mismi dan Taufik Ismail, pasangan suami-istri yang baru memiliki satu anak, merupakan salah satu keluarga yang sangat antusias menyambut kedatangan Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Dr. Safrizal ZA, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail,S.E.I, dan sejumlah pejabat lainnya dari Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).

Mismi dan seluruh penghuni Huntara Bukit Rata –dikenal juga dengan sebutan Huntara Tamiang 3- baru 10 hari menempati bangunan modular yang dibangun KemenPU. Mismi mengaku cukup nyaman menetap di sana.

Huntara modular tersebut dibangun di atas lahan yang memiliki luas total 4 hektare.

Karena Aceh pesisir dikenal dengan cuaca tropis yang panas, atap huntara modular itu dilapisi aluminium foil yang berfungsi sebagai peredam panas.

Setelah menerima bantuan peralatan dapur yang diserahkan oleh Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Dr. Safrizal ZA, Mismi bersama suaminya dengan wajah dibalut senyum manis, segera membawa masuk ke dalam huntara miliknya di blok E. Nomor kamarnya E8.

Baca juga: Safrizal Minta Pelepasan 3 HGU Untuk Huntap di Aceh Tamiang Dipercepat

Di dalam kamarnya itu, dia bersama suaminya membuka tas peralatan dapur. Dia menarik keluar satu persatu bantuan tersebut. Senyumnya semakin merekah setelah mengeluarkan seluruh isi tas. Ada periuk, belanga, spatula, piring, gelas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak yang telah membantu kami di sini. Semoga kebaikan bapak-bapak sekalian mendapatkan balasan yang indah dari Allah,” ucap Mismi, diikuti anggukan dari suaminya yang duduk di dekatnya.

Mismi berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascabencana berlangsung tanpa kendala. Dia ikut memberikan dukungan melalui doa.

Bukan hanya Mismi dan suaminya. seluruh penghuni Huntara Bukit Rata ikut berbahagia. Mereka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu mereka, dan telah bekerja untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

“Terima kasih ya, Pak,” ucap seorang perempuan lansia, sembari menyalami satu-persatu rombongan KemenPU dan Posko Wilayah PRR yang sedang berdiri di samping huntara.

Huntara Bukit Rata menampung 84 KK yang berasal dari enam desa dari dua kecamatan. Desa Kota Lintang, Bukit Tempurung, Perdamaian, Sriwijaya, dan Kota Kuala Simpang, merupakan desa di Kecamatan Kota Kuala Simpang. Serta penyintas dari Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru.

Berdasarkan data per 25 Mei 2026 yang direkapitulasi oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, jumlah pembangunan huntara di Aceh, dari rencana kebutuhan 18.416 unit, yang telah selesai dibangun 17.669 unit. Dari jumlah tersebut, 16.716 unit telah dihuni, adapun yang sedang dibangun berjumlah 747 unit.

Di Aceh Tamiang, dari 4.508 titik yang direncanakan, huntara yang sudah jadi sebanyak 4.039 unit. Bila prosentasekan, jumlah yang sudah dibangun mencapai 89,60 persen. Sedangkan huntara yang sudah dihuni 3.501 unit. Saat ini di Tamiang sisa pengungsi yang masih berada di rumah penduduk/fasilitas pemerintah berjumlah 998, sedangkan pengungsi tenda nihil.

Previous articleMasih Mau Terseret Keributan di Media Sosial?
Next articleAceh Kembali Gelap, Listrik Padam Serentak di Sejumlah Daerah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here