Home News Daerah Penyaluran Beras Tahap II 660 Ton untuk Korban Bencana di Bireuen Tuntas

Penyaluran Beras Tahap II 660 Ton untuk Korban Bencana di Bireuen Tuntas

Mulai 7 Januari Huntap Dibangun di Bireuen Penyaluran Beras Tahap II 660 Ribu Ton untuk Korban Bencana di Bireuen Tuntas Pengungsi di Bireuen Tersisa 359 KK, Penerima DTH Capai 730 KK
Plt Kalak BPBD Bireuen, Doli Mardian. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Pemkab Bireuen telah menuntaskan penyaluran beras tahap II untuk korban bencana hidrometeorologi di Bireuen. Pada tahap II, jumlah beras yang disalurkan 660,737 ton.

Plt Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen Doli Mardian, Rabu, 28 Januari 2026 menerangkan, beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap II yang dikirim ke Bireuen untuk diberikan kepada korban bencana hidrometeorologi, telah seluruhnya disalurkan kepada penerima.

Dia merincikan, jumlah total kepala keluarga yang menerima beras CPP yaitu 15.842 KK. Penerima terbanyak berada di Kecamatan Peusangan, terdiri dari 4.236 KK. Di urutan kedua Kecamatan Samalanga 3.574 KK. Di urutan ketiga Kecamatan Kutablang 1.896 KK.

Baca juga: Deputi RR BNPB: Tidak Ada Penimbunan Bantuan di Gudang BPBD Bireuen

Di urutan keempat Kecamatan Peusangan Siblah Krueng 1.768 KK. Jangka 961 KK. Peusangan Selatan 884 KK. Gandapura 766 KK. Peudada 714 KK. Jeumpa 539 KK. Juli 384 KK.Selanjutnya Makmur 79 KK, Peulimbang 30 KK, Jeunib 6, Kuala 3, dan Simpang Mamplam 2.

Dari jumlah penyaluran, Peusangan berada di urutan teratas, 176,675 ton,diikuti oleh Samalanga 149,064 ton, Kutablang 79,078 ton, Peusangan Siblah Krueng 73,740 ton, Jangka 40,081 ton, Peusangan Selatan 36,870 ton, Gandapura 31,948 ton, Peudada 29,779 ton, Jeumpa 22,481 ton, Juli 16,016 ton, Makmur 3,295 ton, Peulimbang 1,251 ton, Jeunib 0,250 ton, Kuala 0,125 ton, dan Simpang Mamplam 0,083 ton.

Adapun penyaluran tahap I bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (BCC) yaitu 248 ton.

Catatan redaksi: Judul dan isi artikel telah mengalami perubahan yang sebelumnya ditulis “660 Ribu Ton”, yang benar adalah “660 Ton”. Redaksi meminta maaf atas kesalahan tersebut. Terima kasih.

Previous articleApa Penyebab IHSG Rontok Hari Ini?
Next articleIHSG Terjun Bebas, Menkeu Purbaya: Akan rebound

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here