
Komparatif.ID, Bireuen— Lima puluh pegawai Puskesmas Peudada mendatangi Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bireuen pada Selasa, 7 April 2026. Kedatangan para aparatur sipil negara tersebut dipicu oleh kekecewaan atas belum adanya respons terhadap petisi usulan pergantian Kepala Puskesmas yang telah mereka sampaikan sejak Maret 2026.
Para pegawai ingin memastikan laporan yang telah dikirim benar-benar diproses oleh pihak Dinas Kesehatan. Hingga memasuki April 2026, mereka mengaku belum menerima penjelasan terkait tindak lanjut laporan tersebut.
Dalam laporan yang diajukan sebelumnya, para pegawai menyebut sejumlah kebijakan pimpinan Puskesmas yang diduga tidak berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Mereka menilai situasi tersebut perlu segera mendapat perhatian dari pimpinan di tingkat kabupaten agar tidak berdampak pada pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Baca juga: Masyarakat Peudada Minta Pembangunan Irigasi Aneuk Gajah Rheut Dilanjutkan
Setibanya di lokasi, rombongan pegawai diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Irwan. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka. Dari total pegawai yang hadir, sepuluh orang perwakilan dipanggil untuk berdiskusi secara lebih mendalam dengan kepala dinas.
Usai pertemuan, salah satu perwakilan pegawai Puskesmas Peudada menyampaikan kedatangan mereka bukan untuk memperkeruh situasi, melainkan untuk mencari kejelasan atas laporan yang telah disampaikan.
Ia menegaskan para pegawai hanya berharap adanya kepastian terkait proses penanganan laporan tersebut.
“Kami berharap ada kepastian bahwa ditindaklanjuti, minimal penjelasan sejauh mana laporan ini diproses,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, dr Irwan menyampaikan pihaknya telah menerima laporan yang dimaksud dan akan menanganinya sesuai dengan prosedur yang berlaku. Ia juga meminta seluruh pihak untuk bersabar dan memberikan waktu agar proses dapat berjalan sebagaimana mestinya.












