Komparatif.ID—Bulu jembut alias rambut kemaluan manusia merupakan rambut terminal tubuh yang tumbuh di daerah genital dan pubis pada manusia remaja dan dewasa.
Bulu jembut atau rambut kemaluan tumbuh di atas dan sekitar organ seks. Bahkan terkadang tumbuh di bagian atas sisi dalam paha. Sering juga tumbuh memanjang hingga perineum dan ke daerah anal.
Bulu jembut juga ditemukan pada skrotum dan pangkal batang penis (pada laki-laki) dan pada vulva (pada perempuan). Di sekitar tulang pubis dan mons pubis yang menutupinya, rambut ini dikenal sebagai cakupan pubis, yang dapat ditata.
Dalam jurnal ilmiah berjudul Anatomy of female puberty: The clinical relevance of developmental changes in the reproductive system”. Clinical Anatomy, Caroline Wingo Calvin dan Husein Abdullatif, menuliskan:
“Rambut kemaluan terbentuk sebagai respons terhadap peningkatan kadar testosteron baik pada anak perempuan maupun laki-laki. Folikel rambut yang terletak dan terstimulasi di area yang sensitif terhadap androgen akan menumbuhkan rambut kemaluan.”
Baca: Posisi Bersenggama Woman on Top, Kelebihan dan Bahayanya
Sebelum dimulainya masa pubertas, area genital anak laki-laki dan perempuan memiliki rambut velus yang sangat halus (tahap 1). Demikian disampaikan Morris Green (1998) dalam tulisan ilmiahnya berjudul: Pediatric Diagnosis: Interpretation of Symptoms and Signs in Children and Adolescents.
Bulu Jembut Dalam Kesenian
Meskipun terletak di area kelamin dan tertutup oleh pakaian, bulu jembut merupakan salah satu aksesoris tubuh manusia yang menjadi pusat perhatian. Para seniman di masa lalu turut menjadikan bulu jembut sebagai media kreativitas.
Johanna Stucky dalam artikelnya The Holy One (2007) menulis bahwa rambut kemaluan perempuan (bulu jembut wanita) telah menjadi wahana seni di masa Mesir kuno. Di masa itu, di berbagai lukisan, bulu jembut wanita dewasa dibentuk segitiga.
Ruth Barcan(2004) dalam tulisannya berjudul Nudity: A Cultural Anatomy yang diterbitkan Bloomsbury Academic, mengetengahkan perlakuan seniman lukis abad pertengahan di Eropa. Di masa itu, rambut kemaluan sangat jarang digambarkan, dan rambut kemaluan pria sering kali, tetapi tidak selalu, dihilangkan.
Terkadang rambut ini digambarkan dalam bentuk yang ditata bergaya, seperti halnya dalam seni grafis Yunani. Demikian dicatat oleh Anne Hollander(1993) dalam Seeing Through Clothes yang diterbitkan oleh University of California Press.
Di Eropa selatan abad ke-16, Michelangelo menampilkan sosok pria Daud dengan rambut kemaluan yang ditata bergaya.
Pada akhir abad ke-18, rambut kemaluan wanita digambarkan secara terbuka dalam shunga (erotika) Jepang, terutama dalam tradisi ukiyo-e.
Dalam gambar-gambar Jepang, seperti hentai, rambut kemaluan sering kali dihilangkan, karena untuk waktu yang lama menampilkan rambut kemaluan adalah tindakan ilegal. Interpretasi hukum tersebut telah berubah sejak saat itu.
Jumlah Bulu Jembut Manusia
Halo, kembali ke topik utama sesuai dengan judul artikel ini, tentang jumlah bulu jembut manusia.
Tahukah kamu bahwa jumlah bulu jembut manusia mencapai 2 ribu sampai 4 ribu helai. Panjang maksimal sampai 5 cm.
Wow, kamu tidak pernah membayangkan di dalam celana dalam kita, terdapat hutan lebat yang menjadi salah satu bahan studi manusia.
Meskipun terkesan banyak, jumlah bulu jembut tentu saja kalah banyak ketimbang rambut di kepala. Rambut kepala mencapai 80 ribu hingga 120 ribu helai.
Bulu jembut memiliki fungsi yang tidak bisa diabaikan. Ketika Tuhan menempatkan rambut pubis, Tuhan telah menanamkan manfaatnya. Salah satunya untuk mencegah penularan penyakit seksual. Kemudian keberadaan bulu jembut dapat meningkatkan gairah seksual. Wow! Wow! Keren banget ya.
Rambut kemaluan juga bisa mengalami kerontokan dan itu biasa. Siklusnya sama persis dengan rambut yang ada di kepala. Jadi jangan kaget ya kalau kamu melihat bulu jembutmu nempel di celana dalam.
Rambut kemaluan juga akan berhenti tumbuh ketika usiamu mencapai uzur. Sama halnya dengan rambut, kumis, dan jenggot. Bulu jembut juga bakalan beruban. Karena secara biologis mereka punya pigment warna yang disebut melanin.
Seiring waktu zat melanin ini produksinya akan berkurang. Rambut tanpa pigment hasilnya jadi abu-abu atau bahkan putih.
Nah, bagi kamu yang belum tahu jumlah rambut kemaluan, setelah membaca ini kamu sudah tahu kan? Kamu juga sudah mendapatkan pengetahuan betapa pentingnya menjaga dan merawat rambut kemaluan. Bila rambut kepala selalu kamu baluri sampo, maka setidaknya siramkan air hangat ke atasnya ketika kamu mandi.
Bila sudah terlalu panjang, pangkaslah, upayakan jangan sampai dicukur licin, karena bisa memicu iritasi.













