Home News Daerah Aceh Dapat Hibah Rp260 Miliar, Tito: Kota Harus Dibangun dengan Desain

Aceh Dapat Hibah Rp260 Miliar, Tito: Kota Harus Dibangun dengan Desain

Aceh Dapat Hibah Rp260 Miliar, Tito: Kota Harus Dibangun dengan Desain
Mendagri Tito Karnavian didampingi Kaposwil Satgas PPR Aceh, Safrizal ZA, saat menyerahkan satu unit mobil operasional kepada pengelola Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Menteri Dalam Negeri RI yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sumatra, Tito Karnavian menyerahkan bantuan hibah senilai Rp260 miliar dari sejumlah pemerintah daerah di Sumatera Utara untuk Aceh.

Bantuan tersebut untuk mempercepat penanganan daerah dampak bencana hidrometeorologi diserahkan saat kunjungan kerja Tito Karnavian ke Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

Dalam kunjungan itu, Tito tidak hanya menghadiri agenda penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan arahan terkait arah pembangunan perkotaan di hadapan para kepala daerah. Ia menegaskan pembangunan kota harus berbasis perencanaan yang matang, bukan dibiarkan berkembang tanpa kendali.

Menurut Tito, desain menjadi kunci utama dalam menentukan kualitas sebuah kota. Ia menekankan bahwa setiap proses pembangunan perlu disusun secara sistematis agar pertumbuhan wilayah dapat berjalan terarah dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kota yang bagus itu yang dibangun dengan desain, bukan yang tumbuh semau-maunya. Di atas desain itulah pertumbuhan dan perkembangan kota diatur secara sistematis. Desain ini harus diatur dengan baik, tidak boleh asal-asalan,” tegas Tito kepada para Wali Kota se-Sumatra di lokasi Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Komwil I) APEKSI di Hotel Kyriad Muraya.

Dalam forum yang sama, juga dilakukan penyerahan bantuan keuangan berupa hibah dari pemerintah daerah di Sumatera Utara kepada daerah terdampak bencana di Aceh.

Total bantuan yang difasilitasi mencapai Rp260 miliar, yang bersumber dari delapan kabupaten dan kota di Sumatera Utara untuk delapan daerah terdampak di Aceh.

Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, Safrizal ZA, yang turut hadir mendampingi Tito menyampaikan pemulihan daerah pascabencana membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Baca juga: Satgas PRR: Pemulihan Aceh Hampir Tuntas, Pengungsi Turun 99,9 Persen

Ia menilai bantuan dari Sumatera Utara merupakan bentuk solidaritas antardaerah yang penting dalam mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh.

“Untuk membantu Aceh sangat butuh solidaritas banyak pihak, dan dukungan keuangan Sumut untuk beberapa daerah di Aceh adalah wujud dari solidaritas itu,” ujar Safrizal ZA.

Usai kegiatan di forum APEKSI, Tito bersama Safrizal dan rombongan melanjutkan agenda ke Masjid Raya Baiturrahman. Di lokasi tersebut, dilakukan penyerahan bantuan berupa satu unit mobil operasional jenis Toyota Hiace kepada pengelola masjid.

Bantuan ini ditujukan untuk mendukung operasional masjid yang menjadi salah satu pusat aktivitas keagamaan masyarakat di Aceh. Tito berharap kendaraan tersebut dapat membantu pengelolaan masjid dalam melayani jemaah serta tamu yang berkunjung.

Rangkaian kunjungan kerja ini ditutup dengan keberangkatan Ketua Satgas PRR menuju kawasan tengah Aceh. Dalam perjalanan tersebut, Tito Karnavian tetap didampingi oleh Safrizal ZA sebagai bagian dari koordinasi lanjutan dalam upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Aceh.

Previous articleIsmunandar Resmi Dilantik Jadi Sekda Bireuen
Next articleWabup Alzaizi Lepas 575 Calon Jamaah Haji Pidie

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ace99play

ace99play

alpha4d

alpha4d

alpha4d

alpha4d

dewaslot88

dewatoto88

dewaselot