Komparatif.ID, Banda Aceh— Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus untuk pembangunan kembali daerah terdampak bencana di Sumatera.
Anggaran tersebut dialokasikan melalui pemanfaatan APBN 2026 dengan estimasi kebutuhan mencapai Rp51 triliun, bahkan berpotensi mendekati Rp60 triliun sesuai dengan perkembangan pembahasan di tingkat kementerian dan lembaga.
Ia menjelaskan alokasi anggaran tersebut telah disiapkan melalui proses penyisiran dana, dengan penyaluran yang nantinya akan disesuaikan dengan mekanisme di masing-masing kementerian dan lembaga negara.
Baca juga: 96 Ton Beras Dikirim ke Aceh Tengah dan Bener Meriah
“Jadi kita sudah alokasikan itu dari penyisiran dana tapi nanti kita lihat seperti apa penyaluran di kementerian/lembaga negara dan sebagainya,” ujar Purbaya saat Rakor Satgas Pemulihan Pascabencana dengan Kementerian/lembaga dan Kepala Daerah Terdampak di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).
Purbaya menegaskan pemerintah membuka ruang untuk menerima masukan lanjutan dari Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana maupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sesuai dengan arahan Presiden.
Menurutnya, pemerintah siap menindaklanjuti setiap rekomendasi yang disampaikan dalam kerangka pemulihan daerah terdampak bencana. Ia juga memastikan dana untuk Aceh dan wilayah lain yang terdampak bencana telah disiapkan dan tidak akan dialihkan untuk kepentingan lain.
Purbaya memastikan anggaran penanganan bencana, termasuk pemulihan pasca-bencana di Sumatera, telah tersedia dan mencukupi tanpa perlu mengalihkan dana dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Purbaya memastikan pemerintah tetap berkomitmen menjalankan Program Makan Bergizi Gratis sesuai rencana. Ia menegaskan tidak ada kebijakan untuk mengganggu atau memindahkan anggaran program tersebut karena pembiayaan penanganan bencana telah disiapkan secara khusus.













