Komparatif.ID, Mekkah— Ketua DPR RI Puan Maharani membagikan momen kebersamaannya saat menjalankan ibadah umrah bersama sang ibu, Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri.
Megawati yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan melaksanakan ibadah umrah bersama keluarga dan sejumlah kader partai.
Rombongan bertolak dari depan lobi hotel tempat mereka menginap untuk mengambil miqat di Masjid Tan’im yang juga dikenal sebagai Masjid Aisyah. Masjid tersebut berjarak sekitar tujuh kilometer dari Masjidil Haram pada Sabtu (14/2/2026).
Megawati tampak didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo bersama istrinya Nancy Prananda. Selain keluarga inti, hadir Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Luar Negeri Ahmad Basarah dan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi yang juga menjabat Ketua DPP PDIP bidang Agama nonaktif.
Setelah mengambil miqat, rombongan menuju Royal Guest House sebagai pintu masuk ke dalam Masjidil Haram untuk menunaikan salat Asar dan selanjutnya melaksanakan rangkaian ibadah umrah. Megawati terlihat mengenakan abaya berwarna hitam saat menjalankan ibadah tersebut.
Sebelumnya, di Riyadh, Megawati menerima gelar doktor kehormatan atau Honoris Causa dari Princess Naurah University. Setelah rangkaian kegiatan di Riyadh, rombongan melanjutkan perjalanan ke Madinah.
Baca juga: Megawati: Hanya Allah yang Langgeng, Bukan Kekuasaan!
Di Madinah, Megawati bersama Prananda dan Puan Maharani dijadwalkan melaksanakan ziarah ke makam Rasulullah SAW serta menunaikan salat sunah di Raudhah, yang berada di kompleks Masjid Nabawi.
Zuhairi Misrawi menjelaskan Megawati mengawali rangkaian ibadah dengan ziarah ke Raudhah dan Masjid Nabawi di Madinah sebagai bagian dari napak tilas perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun peradaban kemanusiaan.
Menurut Zuhairi, puncak rangkaian ibadah umrah tersebut akan diisi dengan doa untuk kemajuan Indonesia. Megawati Soekarnoputri disebut akan mendoakan Bung Karno, Ibu Fatmawati, Taufiq Kiemas, Surindro Supjarso, keluarga besar PDI Perjuangan, serta bangsa Indonesia.
“Puncaknya, Ibu Megawati dan keluarga akan berdoa untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia Raya. Ibu Megawati akan berdoa untuk Bung Karno, Ibu Fatmawati, Bapak Taufiq Kiemas, Bapak Surindro Supjarso, keluarga besar PDI Perjuangan, dan bangsa Indonesia,” terang Zuhairi dalam keterangan resminya dikutip Minggu (15/2/2026).













