BREAKING
Daerah

PFI Kilas Balik Bencana Lewat Pameran Foto Prahara Pulau Emas

PFI Kilas Balik Bencana Lewat Pameran Prahara Pulau Emas
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh– Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mengajak masyarakat mengunjungi pameran foto jurnalistik “Prahara Pulau Emas” yang digelar di Museum Tsunami Aceh, Kota Banda Aceh, pada 3–8 Agustus 2026.

Pameran ini menghadirkan puluhan karya foto yang merekam berbagai peristiwa bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada penghujung 2025.

Pameran tersebut digagas PFI Pusat bersama Yayasan Riset Visual mataWaktu dan PLN. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow pameran sekaligus peluncuran buku foto jurnalistik bertajuk “Prahara Pulau Emas”.

Sebelum digelar di Aceh, pameran telah berlangsung di Tanah Datar, Sumatera Barat. Setelah Banda Aceh, rangkaian pameran tersebut akan ditutup di Medan, Sumatera Utara.

Puluhan karya yang dipamerkan merupakan dokumentasi para pewarta foto yang berada langsung di lokasi ketika bencana terjadi. Foto-foto tersebut tidak hanya merekam kerusakan dan dampak bencana, tetapi juga memperlihatkan ketangguhan masyarakat menghadapi kehilangan, solidaritas yang tumbuh di tengah keterbatasan, serta berbagai upaya pemulihan yang dilakukan bersama.

Ketua PFI Aceh, M. Anshar, mengatakan pameran tersebut tidak dimaksudkan untuk membangkitkan kembali trauma masyarakat terhadap bencana. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang edukasi mengenai pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

Baca juga: DP Rp2 Juta, Motor Bisa Langsung Dibawa Pulang di Pameran Yamaha Bireuen

“Foto jurnalistik bukan sekadar merekam peristiwa, tetapi juga menyimpan ingatan kolektif sebuah bangsa. Melalui pameran ini kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa di balik setiap bencana selalu ada kisah tentang ketangguhan, solidaritas, dan kemanusiaan,” kata Anshar di Banda Aceh, Sabtu (1/8/2026).

Ia berharap karya-karya yang ditampilkan dapat menjadi ruang refleksi sekaligus media edukasi bagi masyarakat untuk membangun budaya sadar bencana dan memperkuat kesiapsiagaan.

Selain pameran, pada hari pembukaan juga akan digelar Diskusi Pameran Foto “Prahara Pulau Emas”. Diskusi tersebut menghadirkan Pendiri Yayasan Riset Visual mataWaktu, Oscar Motuloh, serta Danu Kusworo, kurator pameran sekaligus pewarta foto Harian Kompas.

Pembukaan pameran juga akan dihadiri Ketua Umum PFI, Dwi Pambudo. Pameran tersebut direncanakan dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Pameran Foto Jurnalistik “Prahara Pulau Emas” dapat dikunjungi masyarakat secara gratis pada 3–8 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 hingga 16.30 WIB, mengikuti jam operasional Museum Tsunami Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *