Enam komponen motor wajib segera diganti bila telah rusak/aus. Bila diabaikan maka keselamatan menjadi taruhan.
Komparatif.ID– Hai Komparian yang berbahagia, kamu harus tahu bahwa 23 persen pengguna sepeda motor di Indonesia, enggan melakukan perawatan terhadap kendaraan roda dua yang digunakan.
Lebih mencengangkan lagi, lebih dari 60 persen pemilik sepeda motor di Indonesia menunda melakukan perawatan suku cadang. Mereka enggan melakukan servis berkala, lupa memeriksa rem, lupa memeriksa aki, hingga lupa memeriksa komponen CVT pada motor matic.
Ada tiga alasan mereka enggan melakukan perawatan rutin terhadap komponen motornya. Berdasarkan hasil penelitian terbaru, pengguna sepeda motor di Indonesia malas melakukan perawatan komponen motornya karena beranggapan biaya service berkala dan penggantian suku cadang masuk kategori mahal.
Ketimbang uang habis terkuras untuk melakukan perawatan motornya, lebih baik uang tersebut digunakan untuk membeli seblak, membeli kopi kekinian, atau membelanjakannya untuk judi online. Demikianlah kira-kira pandangan mereka.
Ada juga yang malas melakukan perawatan komponen motor, karena tidak memiliki waktu luang. Mereka sibuk bekerja dan pada akhir pekan dihabiskan bersama keluarga.
Mereka umumnya menggunakan motor baik sebagai transportasi ketika menuju tempat kerja, ataupun sepeda motor merupakan tempat kerja mereka. meski demikian, tetap saja mereka tak menjadikan perawatan motor yang digunakan sebagai prioritas.
Satu lagi yang unik. Mereka enggan melakukan service, karena takut ditipu oleh mekanik atau pemilik tempat service. Gangguan psikologi takut ditipu tersebut umumnya dialami oleh perempuan. Mereka benar-benar takut ditipu oleh montir/pemilik jasa service.
Ketakutan tersebut bukan tidak memiliki dasar. Pertama, perempuan umumnya minim literasi tentang dunia otomotif. Mereka bahkan tidak menganggap penting informasi tentang otomotif.
Baca: Volkswagen ID.Buzz, Minivan Listrik Unggulan Jerman
Kedua, masih ada tempat service yang kurang transparan saat melayani konsumen. Para mekanik masih tetap ada yang no talk, only action. Mereka mencopot komponen motor, menggantikannya, tanpa memberikan keterangan yang memadai kepada konsumen. Bahkan ada mekanik yang marah bila konsumen terlalu banyak bertanya.
Ketiga, perempuan diberikan stigma mudah dibohongi karena minim literasi otomotif.
Keempat, istilah-istilah teknis yang disampaikan oleh mekanik kepada pemilik motor, membuat perempuan pusing tujuh keliling. Mereka merasa tidak nyaman ketika harus berhadapan dengan kata-kata teknik yang jelimet.
Komponen Motor yang Wajib Segera Diganti Bila Sudah Waktunya Tiba
Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tiada berguna. Kamu sering mendengar atau membaca kata pepatah tersebut? Bila ya, selamat! Itu petitih leluhur kita, memberikan peringatan bahwa bila saja kita mengabaikan sesuatu, maka ketika musibah terjadi, semua penyesalan tak akan berguna sama sekali.
Makanya, dalam menggunakan sepeda motor, kita harus memperhatikan komponen-komponennya. Bahkan terdapat enam komponen motor yang wajib segera diganti bila sudah aus/rusak, atau habis masa pakainya.
Apa saja enam komponen motor yang wajib segera diganti?
- Kampas rem. Kalau sudah aus/habis masa pakai, segera ganti. Bila tidak kamu ganti, pengereman menjadi tidak optimal. Cakram bisa terkikis, dan risiko kecelakaan akan meningkat.
- Bila oli telat diganti, maka pelumasan mesin tidak optimal. Komponen mesin cepat aus, dan dalam kondisi parah bisa menyebabkan kerusakan mesin. Tahukah kamu, motormu bisa mati mendadak ketika oli mesin tak diganti. Bila sudah mati mendadak di tengah jalan, maka bersiaplah merogoh kocek dalam-dalam.
- Ban botak. Jangan biarkan ban motormu botak. Bila ban motormu botak, daya cengkeram menjadi berkurang/hilang sama sekali. Dalam kondisi jalan basah, kamu bisa jatuh kapan saja.
- Shock bocor. Jangan biarkan. Heading dan kenyamanan akan menurun. Motor terasa tidak stabil, dan ban bisa cepat aus. Saat kamu menikung di tikungan, kamu bisa terjatuh.
- Busi rusak. Cepat ganti. Bila tidak, mesin motor sulit dihidupkan. Pembakaran tidak optimal, motor berebet sepanjang jalan, dan konsumsi BBM meningkat.
- Bearing roda aus. Jangan biarkan. Kalau aus segera ganti. Bila tidak, roda motormu akan berbunyi, putaran roda tidak mulus, dan bila kerusakan parah, dapat menganggu kestabilan motor.
Nah, itu enam komponen motor yang harus kamu perhatikan. Bila rusak/aus/habis masa pakai,segera ganti. Bila kamu ragu karena takut tertipu, konsultasikanlah dengan beberapa orang yang menurut kamu paham otomotif. Kamu juga boleh cari-cari informas di internet, supaya lebih aware sebelum membawa motormu ke tempat service.
