
Komparatif.ID, Texas— Maroko kalahkan Kanada 3-0 di babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026 waktu Texas, atau Minggu, 5 Juli WIB, di Houston Stadium, Amerika Serikat. Dengan hasil tersebut, Maroko akan bertemu dengan pemenang antara Prancis dan Paraguay.
Pertandingan antara Maroko versus Kanada di Houston Stadium di hadapan 72.220 pasang mata berlangsung sangat menarik. Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit asal Inggris, Michael Oliver, Kanada langsung menerapkan strategi pressing tinggi.
Skuad asuhan Jesse Marsch ini tampil tanpa beban dan terus mengurung pertahanan Maroko di menit-menit awal. Peluang emas pertama didapatkan oleh penyerang Kanada, Tani Oluwaseyi, pada menit ke-11. Memanfaatkan umpan terobosan cerdik dari Ali Ahmed, Oluwaseyi berhasil memutar badan dan melepaskan tembakan mendatar.
Beruntung bagi Maroko, kiper andalan mereka, Yassine Bounou, sigap memblok bola menggunakan kaki kirinya.Kanada terus menggempur lini belakang Maroko melalui skema bola mati.
Sepanjang babak pertama, Les Rouges mendapatkan rentetan tendangan sudut yang dimotori oleh Stephen Eustáquio. Alistair Johnston sempat menyambut salah satu umpan sepak pojok dengan sundulan terarah, namun bola masih terlalu lemah sehingga dapat disapu pemain bertahan Maroko.
Di sisi lain, Maroko justru terlihat kesulitan mengembangkan permainan. Pola serangan mereka yang mengandalkan Brahim Díaz kerap patah di lini tengah akibat disiplinnya organisasi pertahanan Kanada. Penderitaan Maroko bertambah pada menit ke-22 ketika penyerang tajam mereka, Ismael Saibari, mengalami cedera hamstring dan terpaksa digantikan oleh Soufiane Rahimi.
Babak pertama pun berjalan semakin keras dan diwarnai total enam kartu kuning, termasuk untuk kapten Maroko Achraf Hakimi dan bek Kanada Richie Laryea yang sempat terlibat adu mulut. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Maroko Kalahkan Kanada Melalui 3 Gol Spektakuler
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah drastis. Maroko yang dinakhodai oleh pelatih Mohamed Ouahbi tampil jauh lebih agresif dan langsung menekan sejak menit awal paruh kedua.
Kejutan tak terduga bagi Kanada lahir pada menit ke-50 melalui skema tendangan bebas yang sangat rapi.Berawal dari pelanggaran bek Kanada Luc de Fougerolles di sisi luar kotak penalti, Achraf Hakimi maju sebagai eksekutor. Alih-alih langsung menembak ke gawang, Hakimi dengan cerdik menyodorkan umpan pendek mendatar ke arah luar kotak penalti.
Azzedine Ounahi yang berdiri tanpa kawalan langsung menyambar bola dengan sepakan melengkung yang menyisir pojok bawah gawang. Kiper Kanada, Maxime Crépeau, telah melompat sekuat tenaga namun gagal menjangkau bola. Gol indah tersebut mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Maroko.
Baca: Argentina Susah Payah Singkirkan Cape Verde Lewat Ekstra Time
Tertinggal satu gol membuat Kanada keluar menyerang demi menyamakan kedudukan. Jesse Marsch memasukkan sejumlah tenaga baru seperti penyerang Cyle Larin dan Jacob Shaffelburg untuk menambah daya gedor. Kanada sempat mengancam lewat tendangan bebas Jonathan David, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Tajon Buchanan juga sempat melancarkan tendangan jarak jauh yang memaksa Bounou melakukan penyelamatan gemilang.Keasyikan menyerang justru menjadi petaka besar bagi Kanada. Lini pertahanan mereka menjadi longgar dan situasi ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh lini depan Maroko lewat serangan balik kilat.
Brahim Díaz menunjukkan kelasnya dengan melewati adangan pemain lawan sebelum memberikan umpan matang kepada Azzedine Ounahi. Dengan ketenangan luar biasa, Ounahi mencetak gol keduanya (brace) di pertandingan ini.
Pesta kemenangan Singa Atlas akhirnya ditutup pada masa injury time. Tepat pada menit ke-90+8, lewat sebuah skema serangan balik cepat saat seluruh pemain Kanada menumpuk di depan, Soufiane Rahimi berhasil menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.
Peluit panjang ditiup wasit, pertandingan berakhir dengan kemenangan telak Maroko 3-0. Dengan hasil ini, Maroko resmi melenggang ke babak perempat final Piala Dunia 2026 untuk menantang pemenang antara Prancis atau Paraguay.
Keberhasilan Maroko kalahkan Kanada di 16 besar, dirayakan dengan gegap gempita di dalam stadium. Di tengah wajah-wajah pemain Kanada yang terlihat kecewa, skuad Singa Atlas bergembira ria setelah Maroko kalahkan Kanada dan mereka melaju ke babak delapan besar.
Meski mereka tahu di babak delapan besar telah ditunggu oleh pemenang laga antara Prancis dan Uruguay, mereka tetap merayakan kemenangan Maroko dengan skor 3-0.












