
Komparatif.ID, Teheran— Serangan udara yang dilakukan oleh Israel menghantam depot penyimpanan minyak dan fasilitas pengolahan bahan bakar di ibu kota Teheran pada Sabtu malam (7/3/2026) waktu setempat. Serangan tersebut memicu kebakaran besar di sejumlah titik kota.
Melansir Anadolu Ajansi, militer Israel mengatakan serangan tersebut menargetkan fasilitas penyimpanan bahan bakar yang disebut digunakan oleh Iran untuk mendukung infrastruktur militernya.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui media sosial, Angkatan Udara Israel menyebut operasi itu sebagai “serangan signifikan” yang bertujuan memperdalam kerusakan terhadap kemampuan militer Iran.
Lembaga penyiaran publik Israel, KAN, melaporkan pesawat tempur Israel menyerang depot penyimpanan minyak serta fasilitas pengolahan minyak di Teheran.
Dampak serangan dilaporkan cukup besar. Tumpahan minyak dari depot yang rusak merembes ke beberapa sistem pembuangan limbah kota. Kondisi ini memicu fenomena “sungai api” di pinggir jalan usai cairan yang terbakar mengalir melalui saluran tersebut.
Baca juga: 2 Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
Sebuah video yang diunggah di platform media sosial X memperlihatkan kobaran api memanjang di sepanjang ruas jalan di Teheran.
Kementerian Perminyakan Iran sebelumnya mengonfirmasi depot bahan bakar di tiga wilayah menjadi sasaran serangan, termasuk fasilitas yang berada di kota Karaj di provinsi Alborz Province yang terletak di sebelah barat Teheran.
Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr News Agency, juga melaporkan ledakan terdengar di beberapa bagian ibu kota tak lama setelah serangan terjadi.
Sementara itu, Presiden Donald Trump pada hari yang sama mengatakan Amerika Serikat mempertimbangkan kemungkinan serangan militer tambahan terhadap Iran.
Dalam pernyataan di media sosial, Trump mengatakan Teheran akan kembali dihantam “dengan sangat keras” karena sejumlah target tambahan sedang dipertimbangkan.
Pernyataan tersebut muncul beberapa jam setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan Teheran akan menghentikan serangan terhadap negara-negara tetangga, kecuali jika serangan terhadap Iran berasal dari wilayah mereka.











