Home News Internasional Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Trump Ancam Bombardir Iran

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Trump Ancam Bombardir Iran

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Trump Ancam Bombardir Iran
Ilustrasi. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.lD, New York— Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Selasa, 7 April 2026 usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam membombardir Iran bila Selat Hormuz tidak kunjung dibuka.

Mengutip laporan CNBC, harga minyak mentah Amerika Serikat jenis WTI naik lebih dari 3 persen hingga mencapai USD 116,22 per barel pada pukul 11.28 pagi waktu New York.

Sementara itu, harga minyak Brent untuk pengiriman Juni turut mengalami kenaikan sebesar 0,81 persen menjadi USD 110,66 per barel.

Kenaikan harga ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Washington dan Teheran. Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial, Trump menyampaikan ancaman serius jika Iran tidak segera membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut. Ia bahkan memperingatkan dampak besar yang dapat ditimbulkan apabila situasi terus memburuk.

“Seluruh peradaban akan musnah dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi mungkin akan terjadi,” ujar Trump.

Sebelumnya, Trump juga mengancam akan menghancurkan infrastruktur penting Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan, apabila negara tersebut tidak memenuhi tenggat waktu pembukaan selat yang ditetapkan pada pukul 8 malam waktu setempat.

Baca juga: Trump Ultimatum Iran: Pengeboman Besar Bila Kesepakatan Gagal Malam Ini

Penutupan Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting pengiriman minyak dunia dan menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman, memicu kekhawatiran luas di pasar energi.

Sejak konflik pecah pada 28 Februari lalu, gangguan pasokan dari kawasan tersebut menyebabkan lonjakan harga berbagai komoditas energi, termasuk minyak mentah, bahan bakar jet, solar, dan bensin.

Trump mengatakan pihaknya masih menunggu perkembangan dari proses negosiasi yang sedang berlangsung. Ia juga menyebut adanya keterlibatan sejumlah negara lain yang turut mendorong penyelesaian konflik, mengingat dampaknya yang meluas terhadap perekonomian global.

“Mereka punya waktu sampai besok. Sekarang kita akan lihat apa yang terjadi,” kata Trump.

Previous articlePemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Bencana Sumatra
Next articleRespon Kepala Puskesmas Peudada Usai Didesak Mundur Pegawai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here