Komparatif.ID, Riyadh— Arab Saudi kehilangan hampir 600.000 barel per hari kapasitas produksi minyak akibat serangkaian serangan terhadap fasilitas energi, pipa, dan kilang dalam sepekan terakhir.
Kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, gangguan produksi tersebut setara dengan hampir 10 persen dari ekspor minyak mentah normal Arab Saudi. Selain mengganggu produksi, serangan juga menekan jalur distribusi utama yang selama ini menjadi andalan kerajaan untuk menjaga arus ekspor.
Serangan terbaru menyasar stasiun pemompaan di jalur pipa Timur-Barat yang menghubungkan ladang minyak utama di dekat Teluk Persia dengan pelabuhan Yanbu di pesisir Laut Merah.
Jalur ini sebelumnya menjadi alternatif penting setelah hampir tertutupnya Selat Hormuz akibat ketegangan dengan Iran.
Menurut SPA yang mengutip sumber Kementerian Energi Kerajaan Saudi, serangan terhadap jalur tersebut memangkas throughput harian sekitar 700.000 barel.
Saudi Aramco selama ini memanfaatkan pipa Timur-Barat untuk mengalihkan pasokan minyak mentah ke Laut Merah guna menjaga kelangsungan ekspor. Pipa tersebut memiliki kapasitas hingga 7 juta barel per hari, sementara pelabuhan Yanbu mampu mengekspor sekitar 5 juta barel per hari.
Baca juga: Prajurit Israel Raz Cohen Bocorkan Data Pertahanan Kepada Intel Iran
Sebagian sisa pasokan biasanya digunakan untuk kebutuhan domestik atau diolah menjadi produk seperti diesel dan bahan bakar jet yang juga diekspor.
Selain jalur distribusi, serangan rudal dan drone juga merusak sejumlah fasilitas produksi penting. SPA menyebut serangan terhadap fasilitas lepas pantai Manifa milik Aramco dan kompleks Khurais di darat masing-masing memangkas kapasitas sekitar 300.000 barel per hari.
Khurais dikenal memproduksi minyak mentah ringan yang biasa dialirkan melalui pipa Timur-Barat, sedangkan Manifa menghasilkan minyak mentah lebih berat.
Serangan juga dilaporkan mengenai sejumlah kilang, termasuk fasilitas usaha patungan dengan perusahaan energi internasional seperti TotalEnergies SE dan Exxon Mobil Corp.











