
Komparatif.ID, Bireuen— Pemerintah Kabupaten Bireuen memulai rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Masjid Al Ikhlas di Desa Alue Krueb, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini menjadi agenda perdana dalam program tahunan tersebut.
Tim Safari Pemerintah Kabupaten Bireuen dibagi dalam dua tim. Tim I dipimpin langsung oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T, sedangkan Tim II dipimpin oleh Wakil Bupati Bireuen Ir. Razuardi.
Pada pelaksanaan Safari perdana ini, kedua tim hadir secara bersamaan untuk menyapa masyarakat setempat dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama jamaah.
Kegiatan diawali dengan penyantunan 20 anak yatim dari wilayah sekitar. Penyerahan santunan berlangsung di dalam masjid sebelum memasuki waktu berbuka puasa.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh jamaah dan tokoh masyarakat Desa Alue Krueb. Suasana kebersamaan terlihat saat masyarakat dan jajaran pemerintah duduk bersama mengikuti rangkaian ibadah dan kegiatan yang telah disusun.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat Desa Alue Krueb. Ia mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah menerima rombongan dengan hangat.
Baca juga: Hari Ke-4 Puasa, Harga Sembako di Bireuen Masih Stabil, Ini Rinciannya
Ia juga memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar pemerintah daerah dapat terus menjalankan amanah dan melanjutkan pembangunan Kabupaten Bireuen.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis turut menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Al Ikhlas serta bantuan peralatan kebersihan. Bantuan itu diterima oleh pengurus masjid setempat disaksikan para jamaah yang hadir.
Acara kemudian diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Tgk. Muhammad Hafizh, Imam Besar Masjid Peusangan.
Turut hadir dalam rombongan Safari Ramadan ini unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bireuen, pimpinan instansi vertikal, serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten.
Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Bireuen dijadwalkan akan berlanjut ke 17 kecamatan di Bireuen. Dalam pelaksanaannya, tim akan kembali dibagi menjadi dua guna menjangkau masyarakat secara lebih luas serta menyerap aspirasi di berbagai daerah selama bulan Ramadan.












