Home News Daerah Hari Ke-4 Puasa, Harga Sembako di Bireuen Masih Stabil, Ini Rinciannya

Hari Ke-4 Puasa, Harga Sembako di Bireuen Masih Stabil, Ini Rinciannya

Hari Ke-4 Puasa, Harga Sembako di Bireuen Masih Stabil, Ini Rinciannya
Pedagang kebutuhan pokok di Pasar Gampong Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Foto: Komparatif.ID/Rizal Bank Pineung.

Komparatif.ID, Bireuen— Memasuki hari keempat Ramadan, harga sembako di Pasar Gampong Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, terpantau masih stabil.

Sejumlah pedagang menyebutkan tidak ada lonjakan harga signifikan, meskipun aktivitas jual beli mulai meningkat selama bulan puasa.

Marwati, pedagang barang kelontong di pasar tersebut, Minggu (22/02/2025), menjelaskan pergerakan harga barang basah relatif kecil, hanya berkisar dua ribu hingga tiga ribu rupiah. Menurutnya, kondisi ini masih tergolong wajar dan tidak terlalu membebani pembeli.

Ia menyebutkan, distribusi bawang prei dari Takengon masih mengalami hambatan akibat sejumlah lahan tertimbun longsor. Kondisi tersebut membuat pasokan tersendat sehingga ia menjual bawang prei asal Medan dengan harga sepuluh ribu rupiah per ikat.

Sementara itu, harga wortel yang sempat melonjak pada Desember 2025 dan awal Januari 2026 hingga mencapai dua puluh lima ribu rupiah per kilogram, kini telah kembali stabil di harga sepuluh ribu rupiah per kilogram.

Baca juga: 45 KK Penyintas Banjir di Alue Kuta Makmeugang Bersama Bupati Bireuen

Kenaikan sebelumnya dipicu tingginya kebutuhan untuk program makan bergizi gratis, namun saat ini pasokan dinilai kembali normal.

Harga tempe juga masih terkendali di angka lima ribu rupiah untuk dua potong. Marwati mengatakan, jika kebutuhan untuk program makan bergizi gratis meningkat, biasanya pemesanan dilakukan lebih awal sehingga kebutuhan pasar tetap terjaga.

Untuk komoditas beras, harga beras merek RT dijual Rp15.000/kilogram, sedangkan beras cap Panah Rp18.000/kilogram. Minyak goreng curah dijual Rp20.000/kilogram, minyak goreng merek Sunco Rp22.000/liter, dan minyak goreng merek Minyakita Rp17.000/liter.

Harga cabai merah berada di angka Rp40.000/kilogram. Bawang merah paking dijual Rp35.000/kilogram, sementara bawang merah biasa Rp45.000/kilogram. Gula pasir dijual Rp19.000/kilogram, garam Rp12.000/kilogram, dan telur ayam bervariasi, yakni Rp51.000/papan di supermarket dan Rp54.0000/papan di pasar rakyat.

Bawang putih dijual tiga puluh delapan ribu rupiah per kilogram, cabai hijau dua puluh lima ribu rupiah per kilogram, kunyit sepuluh ribu rupiah per kilogram, jahe tiga puluh ribu rupiah per kilogram, dan cabai rawit empat puluh lima ribu rupiah per kilogram.

Untuk komoditas sayur lainnya, tomat gampong dijual Rp15.000/kilogram, tomat Medan Rp24.000/kilogram, jagung manis Rp10.000/kilogram, brokoli Rp28.000/kilogram, serta labu Jepang satu paket Rp90.0000 dan dijual per buah Rp5.000. Timun lokal dijual Rp7.000/kilogram.

Previous articleAkhir Petualangan Dedi Saputra, Penginjil dari Tanah Rencong
Next articleGeger SE Larangan Penjualan Daging Babi, Ini Penjelasan Pemko Medan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here