
Komparatif.ID, Banda Aceh— UPT Pusat Layanan International atau International Office Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry bersama Forum Mahasiswa Aceh Dunia dan GetUp Movement menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Scholarship Sharing Session Winning the LPDP 2026 Selection: Strategy and Preparation” melalui Zoom Meeting, Sabtu, 21 Februari 2026.
Kegiatan ini menghadirkan Zahran Hibatullah, penerima beasiswa LPDP yang saat ini menempuh MBA in Global Hospitality Management di Les Roches, Swiss.
Dalam sesi tersebut, Zahran memaparkan strategi dan persiapan menghadapi seleksi beasiswa LPDP 2026, termasuk pembahasan kebijakan terbaru LPDP 2026.
Ia menjelaskan tahapan seleksi LPDP 2026 terdiri dari seleksi administrasi, tes skolastik bagi peserta yang belum memiliki Letter of Acceptance (LoA), serta tes substansi atau wawancara.
Selain menjabarkan tahapan seleksi, Zahran juga mengulas komponen penting dalam penulisan esai LPDP 2026. Peserta diwajibkan menulis personal statement sepanjang 1.500 hingga 2.000 kata serta esai komitmen kembali ke Indonesia dengan panjang yang sama.
Baca juga: AMINEF Bedah Peluang Beasiswa S3 ke Amerika Serikat
Ia menekankan pentingnya konsistensi bahasa, penggunaan penghubung antarparagraf, serta penyusunan esai yang personal dan spesifik. Menurutnya, esai harus memiliki benang merah yang jelas, memuat isu yang berdasar atau memiliki data, serta menjelaskan secara kuat alasan memilih jurusan dan kampus tujuan.
Dalam sesi berbagi tersebut, Zahran juga menyampaikan sejumlah kiat menghadapi seleksi. Peserta diingatkan untuk memahami peluang pada setiap jalur beasiswa, memilih jurusan dan negara tujuan yang sesuai dengan latar belakang, minat, dan target karier, serta mempertimbangkan biaya hidup dan kesejahteraan.
Untuk tahap wawancara, ia menyarankan agar peserta memahami rencana studi secara menyeluruh, memberikan jawaban yang spesifik dan detail, serta menyusun rencana kontribusi dan karier yang jelas.
Ia juga memperkenalkan metode STAR yang meliputi Situation, Task, Action, dan Result dalam menyusun jawaban saat wawancara.
Lebih lanjut, Zahran menambahkan strategi awal yang perlu dilakukan calon pendaftar adalah mengenali diri dan tujuan, mempersiapkan dokumen, mempertimbangkan Letter of Acceptance sebagai opsi, melakukan pemeriksaan akhir dokumen, serta menyiapkan diri untuk wawancara.
“Pahami informasi beasiswa, tentukan jurusan, periksa kembali dokumen aplikasi, tingkatkan kemampuan bahasa dan akademik, rencanakan waktu persiapan, konsisten, disiplin, dan tentukan deadline,” pesannya dalam sesi tersebut.












