Home News Daerah RT-2B Bireuen Sediakan Penyebrangan Gratis untuk Bantuan di Kuta Blang

RT-2B Bireuen Sediakan Penyebrangan Gratis untuk Bantuan di Kuta Blang

RT-2B Bireuen Sediakan Penyebrangan Gratis untuk Bantuan di Kuta Blang
(Ka-ki) Anggota Relawan RAPI Bireuen, Ketua Tim Farmedia Syarifuddin Abe, Camat Kuta Blang Erizal, Ketua PKK Kuta Blang Azrina, anggota Farmidia, serta para relawan. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Tim Relawan Tanggap Bencana Kabupaten Bireuen (RT-2B) memfasilitasi penyebrangan gratis bagi barang bantuan serta warga yang sakit atau meninggal dunia, Sabtu (13/12/2025).

Layanan tersebut diberikan untuk membantu kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan di wilayah terdampak, sekaligus meringankan beban para relawan yang bertugas di lapangan.

Ketua Tim RT-2B Bireuen, Agusty Bayu, menjelaskan penyeberangan gratis itu berlangsung sejak tiga hari terakhir. Posko pelayanan ditempatkan di Gampong Tingkeum Baroh, Kecamatan Kuta Blang.

Lokasi penyebrangan berada sekitar 150 meter ke arah kiri jembatan dari jalan nasional Banda Aceh–Medan, sehingga relatif mudah dijangkau oleh para relawan dan masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Agusty, tim relawan yang terlibat berjumlah 36 orang dan mulai aktif sejak pukul 06.00 WIB hingga seluruh proses penyebrangan selesai setiap harinya.

“Kami mulai dari jam 06.00 WIB pagi dan berhenti hingga seluruh proses penyeberangan bantuan selesai,” ujarnya.

Relawan yang bertugas berasal dari berbagai unsur, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Kepolisian, Pramuka, Bentang, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, serta Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).

Baca juga: Pemkab Bireuen Sediakan Penyeberangan Gratis di Kutablang untuk Relawan

Mereka bergantian memastikan barang bantuan dan warga dapat menyeberang dengan aman tanpa dipungut biaya.

Sementara itu, Ketua Tim Relawan Perwakilan Farmidia, Syarifuddin Abe, menyampaikan layanan penyebrangan gratis sangat membantu para relawan. Ia mengaku sengaja mencari fasilitas tersebut karena sebagian besar donatur hanya mampu menyumbangkan obat-obatan.

Jika harus mengeluarkan biaya penyebrangan hingga jutaan rupiah, maka biaya tersebut harus ditanggung secara pribadi oleh masing-masing relawan, termasuk tambahan biaya transportasi.

Ia berharap layanan penyebrangan gratis ini dapat terus dilanjutkan hingga kondisi kembali normal.

Menurutnya, para relawan adalah penyumbang tenaga yang bekerja atas dasar kemanusiaan dan bukan berasal dari kalangan berduit, sehingga dukungan fasilitas seperti ini sangat dibutuhkan agar bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang memerlukan.

Previous article22.190 Orang Terdampak Banjir di Pidie Jaya, 29 Meninggal Dunia
Next articleAPSI Aceh Antar Bantuan untuk Warga Teupin Mane

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here