BREAKING
Entertainment

Leon Gillespie Menyamar Sebagai Malaikat Maut

Leon Gillespie
Leon Gillespie (26) nekat menyamar sebagai Malaikat Maut. Dia meneror warga Rumah Sakit Distrik Ysbyty Glan Clwyd, Bodelwyddan, Denbighshire, Wales Utara. Ilustrasi dibuat oleh banana 2.

Leon Gillespie (26) nekat menyamar sebagai Malaikat Maut. Dia meneror warga Rumah Sakit Distrik Ysbyty Glan Clwyd, Bodelwyddan, Denbighshire, Wales Utara.

Komparatif.ID, Denbigshire—Leon Gillespie benar-benar membuat kejutan. Pria berusia 26 tahun tersebut nekat menyamar sebagai Malaikat Maut ala terjemahan Eropa, dan kemudian menyebabkan kehebohan selama lebih dua jam di sebuah rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 6 Juni 2026. Leon Gillespie tiba-tiba muncul di atap sebuah rumah sakit di Wales Utara. Penampilannya menyerupai Malaikat Maut; berjubah hitam bertudung, memakai topeng tengkorak, serta memekik menyerupai suara burung camar (squawking lika a seagull).Tidak tanggung-tanggung, dia beraksi di atap rumah sakit selama dua sampai tiga jam.

Leon Gillespie merupakan pria asal Deganwy, Llandudno, bukan hanya meniru suara camar. Ia juga berteriak-teriak ke arah orang-orang di lingkungan rumah sakit. Dia menuduh para staf rumah sakit sebagai pembunuh.

Aksi Leon menimbulkan kepanikan di lingkungan rumah sakit. Penampilannya menyerupai Malaikat Maut menyebabkan sebagian orang bergidik. Bahkan pihak rumah sakit harus melakukan evakuasi.

Pasien, pengunjung, tenaga medis, semuanya ketakutan. Bahkan beberapa pengunjung percaya bila yang berdiri di atas atap rumah sakit benar-benar Malaikat Maut.Konon lagi cara Leon Gillespie berdiri menghadap langsung ke pintu utama rumah sakit. wow! Kengerian memenuhi syarat.

Beberapa kali Leon mengacungkan bilah sabit menyerupai senjata Malaikat Maut seperti yang digambarkan dalam mitologi Eropa pasca pandemi Black Death pada abad ke-14.

Setelah mendapatkan laporan, polisi dari North Wales Police segera meluncur ke lokasi. Mereka membawa banyak personel menggunakan empat unit mobil. Satu unit tim Pemadam Kebakaran Wales Utara juga didatangkan ke lokasi. Saking seriusnya, polisi juga mendatangkan tim negosiasi ke lokasi kejadian.

Baca: 2 Tahun Dirawat, Martini Masih Menunggu Keluarga Menjemput

Berkat kerja keras semua pihak, akhirnya Leon Gillespie bersedia menghentikan aksinya dan turun dari atap rumah sakit.petugas memfasilitasi tangga darurat supaya Leon turun dengan mudah. Dalam aksi tersebut tidak satu orang pun terluka.

Meskipun ia memilih menghentikan aksinya, polisi tetap menyeretnya ke meja hijau. Polisi tidak membuka peluang dia membuat surat pernyataan kemudian membuat video permintaan maaf kepada publik. Polisi Wales tidak membuka ruang untuk itu sama sekali.

Setelah turun dari atap rumah sakit, Leon Gillespie sempat ditahan di bawah Undang-Undang Kesehatan Mental. Dia ditahan selama dua minggu. Dia akhirnya diseidangkan di Pengadilan Llandudno Magistrates’ Court pada tanggal 15 Juli dan 29 Juli 2026 untuk pembacaan vonis denda.

Jaksa Penuntut James Neary dalam persidangan menyebutkan bila aksi Leon yang menyamar menjadi Malaikat Maut merupakan tindakan yang diakibatkan oleh bentuk gangguan ketertiban umum di lingkungan fasilitas National Health Service (NHS) tanpa alasan yang sah.

Pun demikian, Michael Pugh yang menjadi pengacara, membela pelaku. Di hadapan  Hakim Distrik Gwyn Jones, Michael Pugh, mengungkapkan bahwa aksi kliennya sebenarnya merupakan bentuk histeria atau “jeritan meminta tolong” (cry for help).

Kliennya, kata Pugh, merupakan seorang pria yang mengidap gangguan bipolar. Dari catatan rekam medis, 10 hari setelah beraksi di rumah sakit, dia ditahan di bawah otorisasi Undang-Undang Kesehatan Mental (Mental Health Act) untuk menjalani perawatan psikologis.

Di dalam persidangan, Leon menolak tuduhan bahwa ia beraksi sebagai malaikat maut untuk menakut-takuti orang lain. Menurutnya ia sedang berdandan seperti burung gagak.

Leon Gillespie Didenda

Hukum harus menemukan jalan, setiap pelanggaran harus diberikan hukuman.Leon harus menghadapi dua tuntutan. Satu, dia telah menimbulkan gangguan umum. Kedua, dia telah mencuri pasir dan makanan kucing senilai 30 Euro hingga 40 Euro di toko Pets at Home pada 26 Maret. Ia juga mencuri makanan dan minuman di supermarket Sainsbury’s wilayah Llandudno pada 28 Mei.

Atas rangkaian pelanggaran tersebut, Hakim Distrik Gwyn Jones menjatuhkan hukuman berupa denda penalti finansial kepada Gillespie. Untuk aksi nekatnya di atap rumah sakit, ia dikenakan denda sebesar £200 (sekitar Rp4,1 juta). Ia juga diwajibkan membayar biaya perkara pengadilan sebesar £100 kepada Crown Prosecution Service serta uang kompensasi ganti rugi tambahan sebesar £50.

Menanggapi putusan pengadilan, juru bicara otoritas kesehatan Betsi Cadwaladr University Health Board yang membawahi Rumah Sakit Ysbyty Glan Clwyd menegaskan posisi mereka terhadap keamanan objek vital medis.

“Dewan kesehatan memiliki pendekatan nol toleransi terhadap segala bentuk pelecehan, tindakan agresif, maupun gangguan ketertiban di dalam lingkungan rumah sakit kami,” tegas pihak rumah sakit dalam pernyataan resminya.

Source: BBC, CNN, Yahoo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *