Komparatif.ID, Takengon— Jembatan Perintis Garuda di Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, putus pada Minggu, 27 September 2026. Jembatan gantung yang baru diresmikan pada 2 Agustus 2026 tersebut, putus setelah diterjang luapan air Sungai Jamboaye.
Jembatan Gantung Garuda III yang membentang di atas Sungai Jamboaye, antara Kampung Reje Payung-Jamat, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, putus kembali pada Minggu, setelah Sungai Jamboaye kembali meluap akibat hujan deras yang melanda kawasan tersebut.
Akibat putusnya jembatan tersebut, 78 KK warga Reje Payung kembali terisolir. Murid dan siswa SD dan SMP asal Jamat, yang sekolahnya di Reje Payung, tidak dapat berangkat ke sekolah.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Reje Payung Tuntas
Kodim 0106/Aceh Tengah yang dipimpin Letkol CZI Rudy Jaryanto, langsung memerintahkan pembukaan akses darurat. Bersama dengan unsur TNI, Polri, dan warga, Dandim memasang sling baja yang membentang di atas badan sungai. kemudian di bentangan tali tersebut dipasang keranjang sebagai wahana pengangkut.
Selain itu, direncanakan juga akan dioperasionalkan perahu BPBD di lokasi tersebut.
