Home News Daerah Lembaga Sosial Asal Jerman Salurkan 35 Sapi Kurban untuk Warga Bireuen

Lembaga Sosial Asal Jerman Salurkan 35 Sapi Kurban untuk Warga Bireuen

Lembaga Sosial Asal Jerman Salurkan Puluhan Sapi Kurban untuk Warga Bireuen
Bupati Bireuen, H. Ir. Mukhlis, saat penyembelihan sapi kurban bantuan dari lembaga sosial internasional asal Jerman, Hasene International, Jumat (29/5/2026). Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Pemerintah Kabupaten Bireuen menyambut kedatangan lembaga sosial internasional asal Jerman, Hasene International, dalam pelaksanaan Program Kurban Global 2026 yang berlangsung di Desa Alue Krueb, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Jumat (29/5/2026). Program tersebut menyalurkan puluhan sapi kurban untuk masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Dalam program kurban tahun ini, Hasene menyalurkan sebanyak 150 ekor sapi kurban yang didistribusikan ke sejumlah wilayah di Aceh selama tiga hari pelaksanaan. Kabupaten Bireuen memperoleh alokasi 35 ekor sapi kurban, terdiri dari 30 ekor alokasi awal dan tambahan lima ekor sapi.

Penyaluran program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Kafalah Indonesia sebagai mitra nasional dan Rumah Zakat sebagai pelaksana di lapangan.

Penyembelihan hewan kurban dipusatkan di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng dan menghasilkan sekitar 1.400 paket daging kurban yang kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat muslim Eropa dan dunia yang disalurkan melalui Hasene International kepada masyarakat Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen.

Baca juga: Bupati Bireuen Lepas Pawai Takbiran Iduladha 1447 H

Selain menyerahkan hewan kurban, rombongan Hasene bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen juga menggelar pertemuan khusus dan menyalurkan santunan kepada 83 anak yatim yang menjadi anak asuh donasi Hasene di Bireuen.

Dalam audiensi dengan perwakilan Hasene International, Pemerintah Kabupaten Bireuen turut menyampaikan harapan agar kerja sama tidak hanya berhenti pada program kurban, tetapi juga dapat diperluas ke bidang rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-banjir.

Pemkab Bireuen mengajukan sejumlah kebutuhan pemulihan, di antaranya pembangunan rumah permanen bagi korban banjir, pembangunan jalan dan jembatan, normalisasi lahan produktif masyarakat serta perbaikan sistem irigasi, hingga pembangunan kembali sarana ibadah dan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Menanggapi hal tersebut, pihak Hasene International mengatakan menyambut baik peluang kolaborasi lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Usulan terkait program infrastruktur dan rehabilitasi pasca-bencana itu akan dibawa ke tingkat Dewan Komite Hasene di Jerman untuk dipertimbangkan lebih lanjut.

Hasene International juga berharap dapat terus memberikan kontribusi bagi masyarakat muslim di Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen, melalui berbagai program kemanusiaan dan pemulihan pasca-bencana.

Previous articlePemkab Aceh Barat Siapkan Skema Tabungan Kurban ASN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here