
Komparatif.ID, Tallin—Digitalisasi di Estonia bukan lagi rencana, tapi sudah berlangsung dengan baik. Semua urusan warga negara dilayani oleh satu sistem yang menghubungkan dengan semua instansi. Nama sistemnya X-Road.
Sistem X-Road pertama kali dikembangkan dan diluncurkan pada 2001 oleh Otoritas Sistem Informasi Estonia (RIA). Keunggulan sistem ini, seluruh proses pertukaran informasi berlangsung aman, kerahasiaan terjaga, berintegritas, berinteroperabilitas.
Dengan sistem tersebut, kini Estonia menjadi negara dengan layanan digital top di Eropa. Hanya dengan menggunakan smartphone, seluruh urusan warga negara dapat dilakukan dan diselesaikan sembari menyeruput kopi di beranda rumah.
Baca: Rwanda Masa Kini, Negeri Penuh Harapan
Bayar pajak, buka usaha, tanda tangan dokumen, bahkan memilih pemimpin, semuanya dilakukan hanya dengan smartphone.
Semua warga negara di Estonia memiliki identitas digital. Dengan identitas tersebut mereka bisa mengakses layanan kesehatan, layanan perbankan, kependudukan, pendidikan, administrasi negara, dan lain-lain. Semua terhubung dalam satu akses.
Hal yang paling menarik lainnya, siapapun—selama memenuhi syarat—bisa membuka usaha di Estonia tanpa harus tinggal di sana. Namanya e-Residency.
Seperti apa contoh sistem digital Estonia melayani warganya?
Ketika seorang anak lahir di Estonia, rumah sakit secara otomatis memberi tahu Kantor Dukcapil, yang kemudian orang tua akan menyelesaikan pendaftaran secara online dengan hanya mengonfirmasi nama anak dan detail lainnya.
Setelah terdaftar, anak tersebut akan mendapatkan nomor identifikasi pribadi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Informasi ini kemudian secara otomatis dibagikan kepada Dana Asuransi Kesehatan Estonia dan kota tempat orang tua terdaftar.
Menggenapi target layanan digital 100 persen, pemerintah meluncurkan e-divorce. Layanan ini diluncurkan pada Desember 2024, memudahkan warga negara yang ingin bercerai.
Hingga Februari 2025, layanan e-divorce ini telah memproses 53 persen aplikasi perceraian di negara tersebut.
Layanan ini dapat diakses melalui portal layanan mandiri registrasi kependudukan. Dua pasangan perlu mengisi aplikasi yang telah diisi sebelumnya dengan data dari catatan sipil sebelum diproses.
Setelah masa tenang selama 30 hari, pasangan hanya perlu bertemu secara fisik dengan pejabat pemerintah sekali sebelum menyelesaikan perceraian mereka.
Portal ini juga menyediakan panduan dan alat bantu bagi keluarga untuk menavigasi hak asuh anak dan perjanjian harta gono-gini.
Wow! Fantastis bukan!












