Home Teknologi 3 Tanda Peringatan HDD Akan Rusak, Kenali Sebelum Data Hilang

3 Tanda Peringatan HDD Akan Rusak, Kenali Sebelum Data Hilang

3 Tanda Peringatan HDD Akan Rusak, Kenali Sebelum Data Hilang
Ilustrasi. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID- Hard drive (HDD) dapat bertahan mulai dari empat tahun hingga selama mungkin. Dan ketika rusak, biasanya menunjukan tanda-tanda yang jarang orang ketahui. Kebanyakan orang biasanya akan mengabaikan hingga HDD berhenti berfungsi. Tapi jika pengguna HDD tidak tahu tanda-tanda kerusakan tersebut, mungkin peringatan akan dirasa spam.

Dan berikut beberapa tanda peringatan HDD sedang tidak baik-baik saja, sebelum file catatan prediksi dan statistik pemain yang Anda miliki hilang. Pastikan Anda mengenali tanda-tanda itu sebelum terlambat dan menyehatkan data, sehingga tak ada halangan untuk Anda mengakses M88 Indonesia.

Alat Windows melaporkan masalah drive

Windows memiliki alat bawaan yang dapat membantu Anda mendeteksi apakah drive mengalami kerusakan.

Salah satu cara terbaik untuk memeriksa kesehatan drive Anda di Windows adalah dengan menggunakan Command Prompt:

1. Buka Command Prompt.
2. Ketik wmic diskdrive get model, status dan tekan Enter.

Jika CMD menampilkan OK, itu berarti drive baik-baik saja dan tidak akan rusak dalam waktu dekat. Namun, jika Anda melihat Pred Fail, itu menunjukkan kegagalan drive yang akan segera terjadi. Dalam beberapa kasus, CMD mungkin menampilkan Caution/Unknown, yang menunjukkan bahwa status kesehatan S.M.A.R.T. drive tidak dapat ditentukan, yang biasanya berarti ada masalah dengan drive. Untuk laporan S.M.A.R.T. yang lebih detail, Anda perlu menggunakan alat pihak ketiga.

Alat Windows lain yang dapat Anda gunakan untuk memeriksa kesehatan drive dan memprediksi kegagalan adalah CHKDSK. Anda dapat menjalankan alat ini menggunakan Command Prompt:

1. Buka Command Prompt sebagai Administrator.
2. Ketik chkdsk C: dan tekan Enter.

Windows akan memindai drive dan menampilkan masalah apa pun yang ditemukannya. Untuk memindai drive atau partisi lain, ganti C: dengan huruf drive yang bersangkutan.

Baca juga: Mulai Maret, Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Miliki Akun Roblox hingga Instagram

Hard drive Anda mengeluarkan suara yang tidak biasa

Suara klik, gesekan, dan bip berarti hal yang berbeda

Hard drive memiliki beberapa komponen mekanis yang dapat rusak. Dua komponen penting adalah piringan magnetik, yang menyimpan data Anda, dan kepala baca/tulis, yang membaca dan menulis data ke drive.

Ingatlah, kepala HDD tidak menyentuh piringan (jika menyentuh… Anda memiliki masalah), tetapi melayang beberapa nanometer di atasnya. Ada juga motor aktuator, yang menggerakkan dan memposisikan kepala baca/tulis di atas piringan.

Dengungan konstan dan klik lembut sesekali adalah suara yang normal yang dihasilkan hard drive. Tetapi ada suara-suara tertentu yang menunjukkan drive sedang rusak: Kompendium Northwind Data Recovery adalah tempat yang baik untuk mempelajari arti suara-suara tertentu.

Yang pertama adalah suara klik konstan. Biasanya suara ini menandakan tidak bisa menemukan trek data pada drive Anda, yang artinya hard drive akan terus-menerus mengatur ulang aktuator sehingga terjadilah suara yang konstan itu.

File Anda menjadi tidak dapat diakses

Ketika hard drive akan rusak, kinerja komputer akan menurun. Anda akan melihat waktu booting yang semakin lama, dan ada kemungkinan komputer Anda tidak akan mengenali hard drive sama sekali. Jika instalasi Windows Anda ada di hard drive, PC Anda mungkin tidak akan booting.

Terlepas dari itu, coba hubungkan hard drive Anda ke komputer lain dan lihat apakah komputer tersebut mendeteksi hard drive. Anda dapat menggunakan enclosure USB untuk menghubungkan HDD internal secara eksternal.

Namun terkadang lebih baik untuk berhenti menggunakan hard drive tersebut.
Pertahanan terbaik Anda terhadap kerusakan hard drive adalah membuat pencadangan rutin, karena tidak peduli seberapa hati-hati Anda menggunakan hard drive Anda, suatu hari nanti hard drive tersebut akan rusak.

Keausan mekanis, serta akumulasi sektor yang rusak dari waktu ke waktu, tidak dapat dihindari. Simpan data penting di beberapa lokasi untuk menghindari kehilangan data.

Previous articleSekda Aceh Minta SKPA Percepat Penyerapan APBA
Next articleTerlihat Aman, Tidur di Mobil Menyala Ternyata Bisa Berbahaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here