BREAKING
Daerah

Bank Aceh dan TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun ASN

Bank Aceh dan TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun ASN Komparatif.ID, Banda Aceh– PT Bank Aceh Syariah dan PT TASPEN (Persero) memperkuat kerja sama dalam pengelolaan dan pengembangan layanan dana pensiun bagi aparatur sipil negara (ASN) di Aceh. Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Stimulasi Pertumbuhan Dana Pensiun pada Bank Aceh. Penandatanganan PKS berlangsung di Ballroom Hotel The Pade, Aceh Besar, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
Penandatanganan kerja sama PT TASPEN (Persero) dan PT Bank Aceh Syariah tentang stimulasi pertumbuhan penerima pensiun Bank Aceh, Rabu (19/8/2026). Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh– PT Bank Aceh Syariah dan PT TASPEN (Persero) memperkuat kerja sama dalam pengelolaan dan pengembangan layanan dana pensiun bagi aparatur sipil negara (ASN) di Aceh. Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Stimulasi Pertumbuhan Dana Pensiun pada Bank Aceh.

Penandatanganan PKS berlangsung di Ballroom Hotel The Pade, Aceh Besar, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.

Fadhlullah mengapresiasi kerja sama antara Bank Aceh Syariah dan TASPEN. Ia berharap kolaborasi kedua lembaga tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi para pensiunan di Aceh.

Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah M. Hendra Supardi mengatakan, kerja sama dengan TASPEN sebelumnya telah diperpanjang pada Mei 2026. Perpanjangan tersebut mencakup layanan Tabungan Hari Tua (THT), pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).

Baca juga: Bersama Wamendagri, Wagub Aceh Bahas Status dan Pengelolaan Blang Padang

Dalam evaluasi kerja sama tersebut, Bank Aceh meraih predikat Sangat Baik. Hingga Agustus 2026, Bank Aceh juga dipercaya mengelola pembayaran pensiun dengan jumlah penerima mencapai 45.688 orang.

Pembayaran pensiun tersebut dilayani melalui empat Kantor Cabang Koordinator Bank Aceh, yakni Banda Aceh, Lhokseumawe, Medan, dan Jakarta.

Hendra mengatakan Bank Aceh juga memastikan pelaporan administrasi, seperti SPTB, SPTJM, otentikasi, serta laporan pendukung lainnya, diselesaikan tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan PT TASPEN.

Selain pembayaran pensiun, Bank Aceh turut meningkatkan kualitas layanan melalui kegiatan Batas Usia Pensiun (BUP) bagi calon pensiunan di seluruh kabupaten dan kota di Aceh. Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari PT TASPEN Cabang Banda Aceh dan Lhokseumawe.

Pada Juni 2026, Bank Aceh juga melaksanakan sosialisasi ketetapan serta pelatihan dan sertifikasi Office Channeling Mitra Bayar bagi supervisor dan petugas khusus di jaringan cabang Bank Aceh.

Bank Aceh juga menyatakan komitmennya untuk memberdayakan para pensiunan. Salah satunya melalui pelibatan pensiunan dalam kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Hendra mengatakan Bank Aceh siap memfasilitasi koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat kolaborasi kegiatan BUP bersama PT TASPEN.

Ia berharap PKS tentang Stimulasi Pertumbuhan Dana Pensiun dapat memperkuat sinergi Bank Aceh dan TASPEN. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas layanan serta manfaat yang diterima para pensiunan.

Direktur Utama Bank Aceh Fadhil Ilyas mengatakan penguatan kerja sama dengan TASPEN menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan kedua pihak. Menurutnya, kerja sama tersebut juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di Aceh. Sebagai bank milik Pemerintah Aceh, kata Fadhil, Bank Aceh memiliki peran dalam membangun sinergi dengan berbagai lembaga untuk mendukung program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Bank Aceh menyambut baik penguatan kerja sama dengan TASPEN ini. Kami melihat masih banyak ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan, sehingga hubungan kedua lembaga ini dapat memberikan manfaat yang semakin luas,” ujar Fadhil.

Ia berharap sinergi antara Bank Aceh dan TASPEN dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meminta PT TASPEN turut berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Aceh dengan menyalurkannya melalui Baitul Mal Aceh.

“Kami minta TASPEN juga menyalurkan zakatnya lewat Baitul Mal Aceh,” kata Fadhlullah.

Menurut Fadhlullah, Aceh memiliki kekhususan dalam penerapan syariat Islam, termasuk dalam pengelolaan zakat. Karena itu, ia berharap lembaga maupun perusahaan yang beraktivitas di Aceh dapat mendukung sistem pengelolaan zakat melalui lembaga resmi di Aceh.

Fadhlullah juga mengatakan dirinya memiliki pengalaman dalam mengawal kinerja TASPEN saat masih bertugas sebagai anggota DPR RI. Ia menyebut salah satu tugasnya ketika itu berkaitan dengan pengawalan dan pengawasan terhadap kinerja lembaga tersebut.

“Dulu saat di DPR RI, tugas saya termasuk yang mengawal kinerja lembaga TASPEN,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *