BREAKING
Daerah

KDMP Dapat Pasokan Beras Bulog SPHP Tanpa Batas Kuota

KDMP Dapat Pasokan Beras Bulog SPHP Tanpa Batas Kuota
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Jakarta— Perum Bulog akan menyuplai BerasKita Medium (SPHP) ke jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tanpa membatasi kuota pemesanan. Kebijakan tersebut mulai diterapkan pada 20 Oktober 2026.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Bulog akan menyiapkan beras sesuai dengan jumlah yang dipesan oleh jaringan KDMP. Menurutnya, tidak akan ada batas maksimal pemesanan sebagaimana ketentuan yang berlaku bagi pengecer.

“Kami siapkan sebanyak yang diminta. Jadi kami tidak batasi,” jelas Ahmad Rizal Ramdhani, melansir CNN Indonesia, Rabu (30/9/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria untuk memberikan dukungan maksimal terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Rizal membandingkan mekanisme tersebut dengan pemesanan beras oleh pengecer yang mengikuti ketentuan Badan Pangan Nasional (Bapanas), yakni maksimal dua ton dalam sekali pemesanan.

Sementara untuk KDMP, jumlah beras yang dikirim akan disesuaikan dengan permintaan Agrinas Pangan. Pemesanan tersebut nantinya dilakukan melalui aplikasi SPHP.

“Karena ini program strategisnya Presiden jadi tidak ada batasan kuota. Kalau mungkin mohon maaf yang untuk teman-teman pengecer kan sesuai dengan aturannya Bapanas, maksimal sekali pesan 2 ton, maksimal,” kata Rizal.

Baca juga: TA Khalid Pastikan Stok Beras Aceh Aman hingga Akhir 2026

Sebagai tahap awal, pemerintah menargetkan sedikitnya 100 titik KDMP menerima pasokan beras Bulog sebagai proyek percontohan atau pilot project sebelum 20 Oktober 2026.

Titik-titik tersebut akan menjadi bagian awal dari pelaksanaan program penyaluran beras melalui jaringan Kopdes Merah Putih.

“Alhamdulillah tadi sudah diputuskan dalam waktu dekat sebelum 20 Oktober harus minimal ada 100 KDMP yang bisa dijadikan pilot project untuk dimasukkan dulu, yang lengkap. Harapannya seperti itu,” terang Rizal.

Bulog selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk menentukan titik-titik KDMP yang akan didorong dalam pelaksanaan program tersebut.

Rizal mengatakan jumlah titik percontohan diharapkan dapat lebih dari target awal 100 KDMP apabila memungkinkan. Menurutnya, semakin banyak titik yang dapat menjalankan program tersebut akan semakin baik untuk pelaksanaannya.

“Bahkan kalau menurut kami kalau bisa lebih dari 100, lebih banyak lebih bagus,” tambahnya.

Untuk jenis beras yang akan disalurkan, Bulog memastikan produk yang dialokasikan bagi jaringan KDMP merupakan Beras Kita Medium. Beras tersebut termasuk dalam kategori barang yang mendapatkan subsidi pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *