Lima Kerajaan di Eropa akan dipimpin oleh ratu. Setidaknya terdapat lima calon ratu yang akan menggantikan ayah mereka sebagai penguasa tertinggi di negara masing-masing.
Komparatif.ID–Era of Queens, demikianlah istilah untuk menarasikan era kepemimpinan para ratu di sejumlah negara di Eropa.
Adapun lima calon ratu yang akan menjadi penguasa tertinggi di kerajaan masing-masing yaitu Putri Victoria dari Swedia, Putri Catharina-Amalia di Belanda, Putri Elisabeth di Belgia, Putri Leonor di Spanyol, dan Putri Ingrid Alexandra di Norwegia.
Sebagai calon ratu dari kerajaan-kerajaan besar dan sudah sangat lama di Eropa, para calon ratu itu bukan kaleng-kaleng. Mereka merupakan perempuan yang terdidik dengan sangat baik.
Ratu memimpin kerajaan? Britania Raya plus Scotlandia telah memulainya sejak lama. Inggris telah lama dipimpin oleh seorang ratu. Demikian juga dengan Scotland sebelum bergabung dengan Britania Raya.
Baca: Ratu Narkoba Asal Bireuen Lolos dari Hukuman Mati
Kerajaan Belanda juga demikian. Selama 123 tahun, 1890-2013, Kerajaan Belanda dipimpin oleh ratu. Rakyat Indonesia tentu masih ingat dengan nama Ratu Wilhelmina, Ratu Jualiana, dan Ratu Beatrix. Nama-nama mereka ditulis di buku sejarah, dan koran-koran. Sangat akrab dengan narasi nasionalisme dan pembangunan di Indonesia.
Spanyol masa lampau juga demikian. Kita tentu tidak asing dengan nama Ratu Isabella I dari Castilla, dan Ratu Isabella II pada Abad ke-19.
Kekaisaran Rusia—sebelum runtuh dan berubah menjadi Republik Rusia—juga pernah dipimpin oleh ratu. Nama-nama besar seperti Catherine yang Agung (Catherine II), Maharani Elizabeth, dan Maharani Anna.
Di Denmark, Ratu Margrethe I pada abad ke-14, dan Ratu Margrethe II memimpin Denmark selama 52 tahun sebelum memutuskan turun takhta pada Januari 2024.
Tentu masih banyak lagi ratu-ratu di berbagai kerajaan di Eropa yang pernah memimpin negerinya.
Calon Ratu di Era Gen-Z
Para calon ratu tersebut masih berusia muda. Rata-rata 22 tahun. Angka tersebut bila yang dihitung hanya kelompok Gen Z Queens. Bila masuk Putri Victoria dari Swedia, maka usianya 49 tahun. Dia menjadi yang tertua di dalam kelompok calon ratu.
Para calon ratu ini, tidak lahir dari kontes kecantikan. Mereka lahir dari garis keturunan langsung para raja kerajaan-kerajaan Eropa. Sedari muda mereka telah diberikan pelatihan dan pengetahuan kepemimpinan, diembankan tugas diplomatic dan militer.
Baiklah, siapa-siapa saja calon ratu Gen Z era Era of Queens? Berikut daftarnya.
- Putri Mahkota Victoria dari Kerajaan Swedia. Perempuan tersebut lahir pada tahun 1977. Victoria merupakan putri dari pasangan Raja Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia.Victoria merupakan calon ratu yang diproyeksikan akan paling awal menjadi penguasa karena faktor usia sang raja. Lahir pada 30 April 1946, Raja Carl XVI Gustaf kini berusia 80 tahun.
- Putri Catharina-Amalia (Belanda). Ia Lahir pada tahun 2003 dari pasangan Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima. Sebagai putri sulung, Catharina Amalia berada di garis pertama suksesi. Saat ini usia Raja Willem baru 54 tahun. Putri Catharina masih harus menunggu lebih lama lagi.
- Putri Elisabeth (Belgia).Lahir pada tahun 2001, ia berada di posisi pertama garis suksesi untuk menggantikan ayahnya, Raja Philippe. Elisabeth akan mengukir sejarah sebagai ratu regnant (ratu yang memerintah) pertama dalam sejarah Belgia.
- Putri Leonor (Spanyol).Lahir pada tahun 2005, ia merupakan putri tertua Raja Felipe VI dan memegang posisi pertama dalam garis suksesi takhta Spanyol.
- Putri Ingrid Alexandra (Norwegia): Lahir pada tahun 2004, ia berada di posisi kedua garis suksesi. Berbeda dengan yang lain, takhta Norwegia setelah Raja Harald V akan beralih dulu ke ayahnya, Putra Mahkota Haakon, baru kemudian jatuh ke tangan Ingrid Alexandra.
Sampai saat ini baru lima kerajaan besar itu di Eropa yang calon pengganti raja berasal dari kalangan perempuan. Bila taka da aral melintang, termasuk usia, perubahan politik, dan lain-lain, maka para calon ratu itu akan naik takhta, memerintah negerinya sebagai kepala negara.
