Home News Daerah Usai Digondol Maling, PLN Pasang Kembali KWh Meter Milik Eks Wali Kota...

Usai Digondol Maling, PLN Pasang Kembali KWh Meter Milik Eks Wali Kota Sabang

Usai Digondol Maling, PLN Kembali KWh Meter Liza Zainal
Munawar Liza Zainal berfoto bersama petugas PLN Aceh usai pemasangan kembali KWh meter di rumahnya di Desa Tanjong, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (20/5/2026).

Komparatif.ID, Banda Aceh— Pencurian KWh meter milik Munawar Liza Zainal di Desa Tanjong, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa sore, 19 Mei 2026, sempat membuat keluarga mantan Wali Kota Sabang tersebut terkejut.

Namun, kurang dari 24 jam setelah laporan disampaikan, pihak PLN kembali memasang meteran listrik baru tanpa memungut biaya.

KWh meter yang terpasang di dekat pintu rumah itu dilaporkan hilang saat kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar dilanda hujan deras serta angin muson kencang. Pada waktu yang sama, arus listrik di sejumlah wilayah juga sempat dipadamkan sementara oleh PLN.

Liza Zainal menyampaikan apresiasinya atas respons cepat petugas PLN setelah menerima laporan kehilangan tersebut.

“Alhamdulillah, setelah dicuri meteran listrik semalam, membuat laporan kepada PLN, tidak sampai 24 jam, meteran sudah terpasang kembali. Syukran kepada pasukan PLN Aceh, gardu Lambaro, atas pelayanan super. Tidak dipungut biaya apapun. Patut diberi 5 bintang,” kata Liza Zainal, Rabu (20/5/2026).

Munawar Liza Zainal menceritakan, saat listrik padam akibat cuaca buruk, istrinya sempat mendengar suara mencurigakan di luar kedai tempat mereka tinggal. Namun suara tersebut tidak terlalu diperhatikan karena lokasi rumah berada di Jalan Medan-Banda Aceh yang ramai dilalui kendaraan.

Baca juga: KWh Meter Milik Mantan Walikota Sabang Digondol Maling

Kecurigaan baru muncul setelah Salat Magrib ketika rumah-rumah tetangga mulai kembali dialiri listrik, sementara rumah mereka masih gelap. Istri dan anak-anak Munawar kemudian memeriksa bagian depan rumah dan mendapati KWh meter sudah tidak berada di tempatnya.

Keluarga sempat mengira meteran listrik itu terlepas akibat diterpa angin kencang. Namun setelah dicari di sekitar lokasi, benda tersebut tidak ditemukan.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Munawar Liza Zainal. Setelah menerima informasi dari keluarganya, ia langsung menghubungi pihak kepolisian melalui layanan 110 serta melapor ke PLN melalui layanan 123.

Munawar mengaku terkejut dengan aksi pencurian tersebut. Menurutnya, kasus pencurian di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar memang belakangan marak terjadi, namun ia tidak menyangka KWh meter juga menjadi sasaran pelaku.

Hingga kini, pelaku pencurian belum diketahui. Sementara itu, aliran listrik di rumah Munawar Liza Zainal telah kembali normal setelah pemasangan KWh meter baru oleh petugas PLN Aceh dari gardu Lambaro.

Previous articleSekda Aceh Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi Tanpa Takut IPK Turun
Next articlePuting Beliung Terjang 4 Kecamatan di Pidie, Rumah dan Kantor Pemerintah Rusak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here