
Komparatif.ID, Sigli— Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar, melantik tujuh keuchik terpilih di Kecamatan Muara Tiga di Aula Kantor Camat Muara Tiga, Selasa (10/2/2026).
Adapun tujuh keuchik yang dilantik masing-masing adalah M. Daud Safari sebagai Keuchik Gampong Mesjid, Idris sebagai Keuchik Gampong Tgk Dilaweung, Fakhrul Munir sebagai Keuchik Gampong Kupula, Suhadi sebagai Keuchik Gampong Blang Raya.
Arif Fadhillah sebagai Keuchik Gampong Ie Masen, Tgk Subki sebagai Keuchik Gampong Sagoe, serta Zakaria sebagai Keuchik Gampong Deyah.
Dalam sambutannya, Alzaizi menyampaikan bahwa jabatan keuchik bukan sekadar posisi administratif, melainkan tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di tingkat tapak. Ia mengingatkan agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat serta dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.
“Tata kelola yang transparan akan membuat manfaat pembangunan gampong dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami meminta para keuchik menjalin koordinasi yang erat dengan Tuha Peut Gampong serta pemerintah kecamatan,” ujar Alzaizi di hadapan para keuchik dan undangan yang hadir.
Alzaizi menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola dana desa. Pemerintah Kabupaten Pidie menilai dana desa merupakan instrumen utama untuk mendorong kesejahteraan masyarakat di tingkat gampong, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab.
Baca juga: Di Depan Wagub, Para Keuchik Sampaikan Korban Bencana di Bireuen Tak Butuh Huntara
Selain pengelolaan keuangan, Wakil Bupati Pidie juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial pasca-pemilihan keuchik.
Menurutnya, perbedaan pilihan politik yang sempat muncul dalam proses pemilihan harus segera diakhiri demi menciptakan suasana gampong yang kondusif.
Ia meminta para keuchik yang baru dilantik untuk merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali. Komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, pemuda, dan unsur adat dinilai penting untuk mencegah potensi konflik serta menyelesaikan persoalan secara persuasif.
“Jabatan ini harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Bangun komunikasi yang sehat agar setiap masalah bisa diselesaikan bersama,” tambahnya.
Di bidang ekonomi, Pemerintah Kabupaten Pidie mendorong optimalisasi peran Badan Usaha Milik Gampong dan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
Alzaizi menilai kedua lembaga tersebut memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.












