
Komparatif.ID, Banda Aceh— UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyiapkan 2.000 paket buka puasa atau iftar setiap hari selama Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Auditorium Prof Ali Hasjmy dan terbuka untuk umum dengan tetap memprioritaskan sivitas akademika serta masyarakat sekitar kampus.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, mengatakan program iftar jama’i tahun ini merupakan bagian dari bantuan Ramadan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui Zayed for Good Foundation yang didukung kerja sama dengan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
“Ini tahun ketiga kami menerima bantuan Ramadan dari Pemerintah UEA. Kami bersyukur atas dukungan yang diberikan,” kata Mujiburrahman dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, lokasi kegiatan dipindahkan dari Masjid Fathun Qarib ke auditorium setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya. Salah satu pertimbangan utama adalah tingginya curah hujan pada Februari yang berpotensi mengganggu kelancaran kegiatan jika dilaksanakan di ruang terbuka.
Penggunaan ruang tertutup, kata dia, diharapkan membuat pelaksanaan iftar lebih tertib dan nyaman bagi jemaah. Kegiatan tersebut juga dimaksudkan sebagai ruang kebersamaan yang inklusif bagi siapa pun yang berada di sekitar kampus dan membutuhkan tempat berbuka.
Perwakilan Mohamed Bin Zayed University for Humanities, Mohamed Alnaqbi, menyebut program Ramadan tahun ini mencakup pembagian paket sembako, distribusi daging meugang, serta penyelenggaraan iftar yang hanya dilaksanakan di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dan kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Baca juga: Kapan Doa Buka Puasa Dibaca?
Ketua Panitia Iftar UIN Ar-Raniry, Dr Muqni Affan, mengatakan evaluasi tahun sebelumnya mencatat sejumlah kendala teknis, terutama kebersihan area luar dan gangguan akibat hujan meski telah menggunakan tenda.
Karena itu, pelaksanaan tahun ini dipusatkan di dalam ruangan mengingat Ramadan masih berada pada periode curah hujan tinggi.
Program Paket Berbuka ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa UIN Ar-Raniry, tetapi juga mahasiswa dari Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBGG) Banda Aceh serta kampus lain di sekitar Kopelma Darussalam.
Warga di kawasan sekitar seperti Lamgugob dan Rukoh juga dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Panitia menyiapkan rata-rata 2.000 Paket Berbuka per hari. Pada awal Ramadan, jumlah tersebut diperkirakan belum terserap maksimal karena sebagian mahasiswa belum kembali ke Banda Aceh.
Namun, panitia membuka peluang penambahan apabila jumlah jemaah melebihi target yang disiapkan.
Selain di kampus, panitia juga terlibat dalam penyelenggaraan iftar di sejumlah titik lain. Pada 22 hingga 24 Februari 2026, sebanyak 1.000 paket per hari disalurkan di Masjid Raya Baiturrahman.
Selanjutnya pada 25 hingga 27 Februari 2026, kegiatan digelar di Dayah Mahyal Ulum dengan 500 paket per hari.












