Komparatif.ID, Sabang— Kunjungan wisatawan ke kawasan Tugu Nol Kilometer Indonesia di Sabang ditutup sementara hingga 16 Maret 2026. Penutupan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh (BKSDA) sebagai bagian dari penataan kawasan di dalam Taman Wisata Alam Pulau Weh.
Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata mengatakan, langkah penutupan dilakukan untuk mendukung proses penataan kawasan yang sedang berlangsung. Menurutnya, pekerjaan tersebut diperlukan agar pelayanan kepada pengunjung dapat lebih optimal ketika kawasan kembali dibuka.
“Kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Taman Wisata Alam Pulau Weh, Kota Sabang, ditutup sementara hingga beberapa hari ke depan karena ada sejumlah pekerjaan di kawasan tersebut,” kata Ujang, Minggu (8/3/2026).
Baca juga: Sabang Bisa Jadi Game Changer Ekonomi Aceh
Ia menjelaskan, pekerjaan yang sedang dilakukan meliputi pembersihan serta penertiban area di sekitar tugu. Penataan itu bertujuan menjaga kondisi kawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi para wisatawan yang datang berkunjung.
Selain itu, penataan juga dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung ketika berada di kawasan wisata tersebut.
BKSDA Aceh berharap langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan kawasan wisata alam yang menjadi salah satu tujuan utama wisata di Sabang.
“Penutupan kunjungan sementara ini merupakan bagian dari persiapan dan optimalisasi pelayanan, termasuk untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung di kawasan Tugu Nol Kilometer,” ujar Ujang.
Selama masa penutupan berlangsung, pengunjung diimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan mereka. Setelah proses penataan selesai, kawasan Tugu Nol Kilometer direncanakan kembali dibuka untuk umum pada 16 Maret 2026 sehingga wisatawan dapat kembali berkunjung seperti biasa.













