Home News Daerah Tumbuh Positif, Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Kinerja Bank Aceh

Tumbuh Positif, Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Kinerja Bank Aceh

Tumbuh Positif, Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Kinerja Bank Aceh
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag, mengapresiasi kinerja Bank Aceh yang tetap mencatat pertumbuhan pada awal tahun 2026, meskipun Aceh masih berada dalam fase pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun lalu.

Mujiburrahman menyebut capaian tersebut mencerminkan ketahanan lembaga keuangan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan kondisi pascabencana. Ia menilai, kemampuan Bank Aceh untuk tetap tumbuh menunjukkan adanya adaptasi yang baik dalam menghadapi situasi yang tidak mudah.

“Kinerja ini mencerminkan kemampuan adaptasi yang baik dengan dukungan kepemimpinan yang tangguh dan profesional. Bank Aceh tidak hanya menjaga pertumbuhan, tetapi juga berkontribusi pada pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Mujiburrahman, Rabu (15/4/2026).

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2026 per 31 Maret, Bank Aceh mencatat total aset sebesar Rp29,89 triliun. Angka tersebut tumbuh 2,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp29,25 triliun.

Baca juga: Bank Aceh Catat Kinerja Positif pada Kuartal I, DPK Tumbuh 2,47 Persen

Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp25,17 triliun atau meningkat 2,47 persen secara tahunan.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan juga mengalami pertumbuhan sebesar 3,14 persen menjadi Rp21,20 triliun. Pembiayaan tersebut difokuskan pada sektor produktif, terutama untuk mendukung pemulihan usaha masyarakat yang terdampak bencana.

Mujiburrahman menilai peran Bank Aceh sebagai bank daerah menjadi semakin strategis dalam situasi pemulihan seperti saat ini. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pembiayaan agar tetap sehat sekaligus memperluas akses pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

Selain itu, ia juga mendorong adanya penguatan sinergi antara sektor perbankan dan perguruan tinggi. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan literasi keuangan serta pengembangan kewirausahaan berbasis riset yang melibatkan kampus.

“Kolaborasi dengan kampus penting, baik dalam penguatan literasi keuangan maupun pengembangan kewirausahaan berbasis riset, agar pemulihan ekonomi berlangsung lebih berkelanjutan,” katanya.

Previous articleLarangan Wisuda untuk Mendidik Karakter Bangsa
Next articleJemaah Haji Aceh Mulai Masuk Asrama 5 Mei, Ini Tahapan Awalnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here