Komparatif.ID, Banda Aceh– Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax di Aceh mengalami penurunan mulai 1 Agustus 2026. Harga Pertamax yang sebelumnya Rp16.650 per liter kini menjadi Rp16.300 per liter.
Penyesuaian harga tersebut dilakukan PT Pertamina Patra Niaga terhadap harga BBM nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Agustus 2026.
Selain Pertamax, sejumlah produk BBM nonsubsidi lainnya juga memiliki harga yang berbeda di Aceh. Pertamax Turbo sebesar Rp18.700 per liter, sedangkan Dexlite dibanderol Rp20.150 per liter, lalu Dex sebesar Rp21.650 per liter.
Penyesuaian harga tersebut dilakukan sesuai Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Baca juga: Pemerintah Aceh Bentuk Tim Usut Kelangkaan Semen dan BBM
Secara nasional, harga BBM RON 92 atau Pertamax juga mengalami penurunan pada Agustus 2026. Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen seperti DKI Jakarta, harga Pertamax ditetapkan Rp15.950 per liter, turun dari Rp16.250 per liter yang berlaku sejak 10 Juni 2026.
Harga Pertamax Turbo di wilayah tersebut juga turun menjadi Rp18.300 per liter dari sebelumnya Rp19.300 per liter. Sementara Pertamax Green 95 turun menjadi Rp16.600 per liter dari Rp17.000 per liter.
Untuk BBM diesel nonsubsidi, harga Dexlite di wilayah tersebut tetap Rp19.700 per liter dan Pertamina Dex tetap Rp21.150 per liter. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar berada di harga Rp6.800 per liter.
