Saturday, 1 August 2026 Login

Jembatan Teupin Mane & Krueng Tingkeum Ditargetkan Fungsional Akhir Agustus 2026

Jembatan Teupin Mane & Krueng Tingkeum Ditargetkan Fungsional Akhir Agustus
Menteri PU, Dody Hanggodo, bersama Bupati Bireuen, H. Ir. Mukhlis, dan Wakil Bupati, Ir. Razuardi, saat meninjau progres pembangunan jembatan Teupin Mane dan Krueng Tingkeum. Foto: Dok. KemenPU.

Komparatif.ID, Bireuen– Pembangunan permanen Jembatan Teupin Mane dan Jembatan Krueng Tingkeum di Kabupaten Bireuen ditargetkan fungsional pada akhir Agustus 2026.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan fisik kedua jembatan sejauh ini berjalan sesuai jadwal yang telah direncanakan. Kondisi cuaca yang mendukung selama musim kemarau turut membantu mempercepat pekerjaan konstruksi di lapangan.

“Pekerjaan masih sesuai progres dan sesuai jadwal awal. Insya Allah akhir Agustus 2026 bisa selesai dan fungsional. Kami berharap cuaca terus mendukung sehingga pekerjaan dapat berjalan maksimal,” ujar Dody Hanggodo didampingi Bupati Bireuen, H. Ir. Muklis, dalam keterangannya seperti dilansir pada Sabtu (1/8/2026).

Menurut Dody, penyelesaian jembatan tersebut menjadi salah satu kunci dalam memulihkan arus transportasi barang dan jasa pada koridor utama Sumatra bagian utara.

Baca juga: Pemerintah Aceh Minta BNPB Rekonstruksi Jembatan Gantung Gayo Lues

Dody juga berharap pemulihan konektivitas dapat mendukung kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang terdampak bencana. Ia mengatakan kondisi cuaca sejauh ini masih mendukung proses pembangunan sehingga pekerjaan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target.

“Sejauh ini cuaca masih bersahabat. Harapannya pekerjaan bisa lebih cepat sehingga konektivitas pada ruas utama Medan–Aceh dapat segera pulih secara optimal,” katanya.

Untuk Jembatan Krueng Tingkeum, penanganan dilakukan melalui pembangunan duplikasi jembatan sepanjang 149,7 meter. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak Rp107,5 miliar dan dikerjakan oleh PT Adhi Karya. Hingga 29 Juli 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 74,46 persen.

Sementara itu, Jembatan Teupin Mane dibangun menggunakan struktur rangka baja atas dengan panjang 80 meter ditambah 80 meter dan lebar 12 meter. Struktur tersebut dilengkapi satu unit pier yang menggunakan pondasi bored pile.

Pembangunan Jembatan Teupin Mane juga mencakup sistem proteksi oprit menggunakan soldier pile.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *