Komparatif.ID, Banda Aceh— PT Trans Continent menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp100 juta untuk korban banjir di Provinsi Aceh. Perusahaan yang bergerak di bidang Multimoda Transport & Logistics tersebut menyalurkan donasi melalui Yayasan Al-Sumatrani untuk membantu warga yang terdampak musibah banjir yang hingga kini masih terjadi di sejumlah wilayah.
Bantuan ini berasal dari Ismail Rasyid, pendiri dan CEO PT Trans Continent yang juga merupakan putra Aceh. Ia menyampaikan bantuan tersebut setelah berkomunikasi langsung melalui sambungan telepon dengan H. Abdul Jalil, pengelola Yayasan Al-Sumatrani.
Abdul Jalil saat ini mendampingi Gubernur Aceh meninjau lokasi banjir yang paling terdampak di Kabupaten Aceh Utara.
Ismail Rasyid mengaku prihatin dengan situasi yang terjadi di Aceh. Ia mengatakan baru kembali dari Banda Aceh pada Selasa, 25 November lalu. Saat ini ia berada di luar negeri sehingga belum dapat turun langsung meninjau kondisi lapangan.
Baca juga: 50 Persen Gampong di Aceh Terdampak Banjir dan Longsor
“Saya sangat prihatin dengan kondisi masyarakat, termasuk keluarga saya yang masih berada di Aceh. Meski sedang berada di luar negeri, saya ingin memastikan bantuan ini segera sampai kepada warga terdampak,” ujar Ismail Rasyid.
Sementara itu, kondisi banjir di beberapa kabupaten dan kota di Aceh masih memprihatinkan. Berdasarkan data dari Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh hingga Rabu (3/12/2025), sebanyak 250 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut. Selain itu, masih terdapat 203 warga yang belum ditemukan.
Juru bicara posko penanganan bencana Pemerintah Aceh, Murthalamuddin, menyebutkan bencana banjir ini berdampak pada sedikitnya 1.458.451 jiwa. Sejumlah infrastruktur penting seperti jembatan pada ruas jalan nasional dan provinsi juga dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga putus total.
Ratusan ribu warga masih bertahan di posko darurat dengan keterbatasan logistik sambil menunggu bantuan dari berbagai pihak. Pemerintah dan tim kemanusiaan masih terus melakukan pendataan dan distribusi kebutuhan mendesak bagi para penyintas.
Bantuan dari berbagai lembaga, termasuk dari PT Trans Continent, diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan darurat di lapangan.













