Komparatif.ID, Salzburg– Paris Saint-Germain (PSG) dan Aston Villa akan berhadapan dalam UEFA Super Cup 2026 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis, 13 Agustus 2026. Pertandingan yang mempertemukan juara Liga Champions dan Liga Europa tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 02.00 WIB atau 03.00 WITA.
PSG tampil sebagai juara Liga Champions 2025/2026, sedangkan Aston Villa datang dengan status kampiun Liga Europa setelah mengalahkan Freiburg dengan skor 3-0 pada pertandingan final di Istanbul.
Duel PSG vs Aston Villa menjadi salah satu pertandingan pembuka musim kompetisi Eropa 2026/2027. Bagi PSG, laga ini menjadi kesempatan mempertahankan trofi UEFA Super Cup yang mereka raih pada 2025 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur melalui adu penalti.
PSG membawa modal kuat setelah memenangkan Liga Champions musim lalu. Dalam pertandingan final melawan Arsenal, kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu sebelum PSG menang melalui adu penalti dengan skor 4-3.
Keberhasilan tersebut melanjutkan periode positif PSG di bawah Luis Enrique. Selain Liga Champions, PSG juga mempertahankan gelar Ligue 1 untuk kelima kalinya secara beruntun dan memenangkan sejumlah trofi lainnya.
PSG juga memiliki catatan produktivitas yang baik. Tim asal Paris tersebut disebut telah mencetak gol dalam 28 pertandingan kompetitif secara beruntun. Konsistensi tersebut menjadi salah satu modal menghadapi Aston Villa.
Jika mampu memenangkan UEFA Super Cup 2026, PSG akan kembali menambah koleksi trofi sekaligus membuka musim baru dengan gelar. Mereka juga berpeluang menyamai catatan Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar Super Cup secara beruntun pada 2016 dan 2017.
Sedangkn Aston Villa datang ke Salzburg setelah menutup musim sebelumnya dengan keberhasilan menjuarai Liga Europa. Skuad asuhan Unai Emery mengalahkan Freiburg 3-0 di final yang berlangsung di Istanbul.
Gelar tersebut menjadi pencapaian penting bagi Villa setelah penantian panjang untuk meraih trofi mayor. Keberhasilan di Liga Europa juga memastikan klub asal Birmingham itu kembali tampil di Liga Champions pada musim 2026/2027.
Villa memiliki sejarah positif di UEFA Super Cup. Mereka pernah memenangkan trofi tersebut pada musim 1982/1983 setelah mengalahkan Barcelona dengan agregat 3-1 dalam format dua leg.
Bagi Emery, laga melawan PSG menjadi kesempatan mengukur perkembangan timnya setelah meraih gelar Liga Europa. Pelatih asal Spanyol itu juga menyebut PSG sebagai salah satu tim terbaik di dunia saat ini.
Pertandingan di Salzburg juga menjadi pertemuan kembali kedua tim setelah duel perempat final Liga Champions 2024/2025.
Pada leg pertama di Parc des Princes, PSG menang 3-1. Keunggulan tersebut kemudian semakin besar pada awal leg kedua di Villa Park setelah Achraf Hakimi dan Nuno Mendes mencetak gol.
Namun, Aston Villa memberikan perlawanan. Youri Tielemans, John McGinn dan Ezri Konsa mencetak gol sehingga Villa memenangkan pertandingan kedua dengan skor 3-2.
Meski demikian, kemenangan tersebut belum cukup untuk membawa Villa ke semifinal. PSG tetap lolos dengan keunggulan agregat 5-4.
Bursa Transfer Mengubah Komposisi PSG dan Aston Villa
Perubahan skuad menjadi faktor lain yang menarik perhatian menjelang pertandingan. Aston Villa kehilangan sejumlah pemain penting pada bursa transfer musim panas, termasuk Youri Tielemans, Morgan Rogers dan Lucas Digne.
Sebagai pengganti, Villa mendatangkan João Gomes dari Wolverhampton Wanderers, Alejandro Garnacho melalui skema peminjaman dari Chelsea, Johan Manzambi dan Modou Kéba Cissé.
Baca juga: Kalah di Final Liga Champions, Fans Arsenal Berharap Artate Tetap Melatih The Gunner
Namun, Manzambi belum dapat tampil di UEFA Super Cup karena mengalami cedera lutut. Amadou Onana juga masih mengalami cedera ACL.
PSG juga melakukan perubahan. Goncalo Ramos, Randal Kolo Muani dan Lee Kang-in termasuk pemain yang dilepas. PSG kemudian mendatangkan Maghnes Akliouche dari AS Monaco.
Salah satu cerita menarik menjelang PSG vs Aston Villa adalah kepindahan Lucas Digne. Bek kiri asal Prancis tersebut meninggalkan Aston Villa dan bergabung dengan PSG hanya beberapa hari sebelum kedua tim bertemu.
Digne menjadi bagian penting Villa sejak Januari 2022. Selama membela klub tersebut, ia mencatatkan 182 penampilan, empat gol dan 24 assist.
Kini Digne kembali ke PSG, klub yang pernah dibelanya sebelum melanjutkan karier ke sejumlah liga Eropa. Kepindahan tersebut membuat pertandingan di Salzburg memiliki dimensi tersendiri bagi sang pemain.
Meski demikian, Digne belum dipastikan tampil. Waktu kedatangannya yang sangat dekat dengan pertandingan membuat statusnya masih menjadi perhatian. Di kubu Villa, kepergian Digne membuat Ian Maatsen diproyeksikan mengisi posisi bek kiri.
Kondisi Kebugaran Jadi Tantangan PSG dan Aston Villa
Kondisi fisik pemain menjadi persoalan bagi kedua tim setelah Piala Dunia 2026. PSG menghadapi masalah karena sejumlah pemain utama baru kembali bergabung dengan tim pada awal Agustus.
Luis Enrique bahkan mengakui sulit memastikan kondisi fisik para pemainnya. PSG juga hanya menjalani sedikit pertandingan pramusim, termasuk kekalahan 0-3 dari Real Mallorca dan hasil imbang 1-1 melawan Manchester United.
Vitinha, João Neves dan Fabián Ruiz menjadi beberapa pemain yang baru kembali setelah menjalani Piala Dunia bersama tim nasional masing-masing.
Aston Villa memiliki persiapan yang lebih panjang dengan enam pertandingan uji coba. Mereka mencatat tiga kemenangan dan tiga kekalahan.
Villa juga menjalani tur Asia dan menghadapi Indonesia All-Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 1 Agustus 2026. Setelah itu, mereka bertanding melawan BG Pathum United dan Bayern Munich.
Namun, sejumlah pemain Villa juga belum sepenuhnya siap. Emiliano Martinez, Ezri Konsa dan Ollie Watkins mendapat waktu istirahat tambahan setelah tampil di Piala Dunia 2026.
Duel Taktik Luis Enrique vs Unai Emery
Dari sisi taktik, PSG diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-3-3 dengan permainan berbasis penguasaan bola. Vitinha menjadi salah satu pemain utama dalam mengatur tempo permainan.
PSG juga dapat mengandalkan kecepatan Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele dari sektor sayap. Permainan kombinasi dan pressing tinggi menjadi bagian dari pendekatan Luis Enrique.
Aston Villa diperkirakan menggunakan formasi 4-2-3-1. Emery kemungkinan mengandalkan blok pertahanan menengah dan serangan balik cepat.
João Gomes dan Boubacar Kamara diproyeksikan menjadi poros ganda, sementara John McGinn dapat memainkan peran lebih maju. Alejandro Garnacho juga menjadi salah satu opsi penting untuk memberikan ancaman dari sisi kiri.
UEFA Super Cup 2026 memiliki aturan yang membuat pertandingan tidak dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu apabila skor imbang setelah 90 menit.
Jika kedua tim masih bermain imbang, pemenang langsung ditentukan melalui adu penalti.
Situasi tersebut memberikan tekanan tambahan karena kedua tim harus menjaga konsentrasi hingga menit terakhir. PSG memiliki pengalaman dalam pertandingan yang ditentukan melalui adu penalti setelah memenangkan Liga Champions 2025/2026 dan UEFA Super Cup 2025 melalui titik putih.
UEFA menunjuk wasit asal Somalia, Omar Artan, untuk memimpin pertandingan PSG kontra Aston Villa. Penunjukan tersebut menjadi catatan tersendiri karena Artan menjadi wasit non-Eropa pertama yang dipercaya memimpin pertandingan UEFA Super Cup. Artan sebelumnya telah mendapatkan perhatian setelah tidak dapat bertugas di Piala Dunia 2026. Ia kemudian kembali mendapat kesempatan memimpin pertandingan besar di Eropa.
Penunjukan tersebut juga disebut berkaitan dengan kerja sama UEFA dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
