
Komparatif.ID, Meureudu— Departemen Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Gampong Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa, 17 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi kemanusiaan yang telah beberapa kali dilakukan sebagai respons atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Sebelumnya, Departemen Peternakan Fakultas Pertanian USK juga telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Bintang, Kabupaten Aceh Tengah.
Pada tahap kali ini, bantuan difokuskan bagi masyarakat di Meurah Dua, Pidie Jaya, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam merespons bencana yang terjadi di berbagai daerah.
Bantuan yang disalurkan berupa paket rendang siap konsumsi, beras, sabun, antiseptik, wedang jahe, makanan ringan, serta berbagai kebutuhan pokok lain yang dibutuhkan dalam situasi darurat.
Selain kepada masyarakat Gampong Dayah Kruet, bantuan juga diberikan kepada alumni Departemen Peternakan yang berdomisili di sekitar Pidie Jaya dan turut terdampak banjir.
Baca juga: Departemen Peternakan USK Raih Akreditasi Internasional ASIIN
Dana kegiatan tersebut berasal dari pengalihan anggaran Lustrum ke-13 Departemen Peternakan Tahun 2025. Pengalihan anggaran ini diputuskan sebagai bentuk solidaritas sivitas akademika untuk memprioritaskan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Ketua Departemen Peternakan Fakultas Pertanian USK, Dr. Ir. Zuraida Hanum, S.Pt., M.Si., IPU., menyampaikan keputusan pengalihan dana kegiatan lustrum merupakan hasil kesepakatan bersama yang dilandasi semangat empati dan kepedulian.
Ia mengatakan keberadaan Departemen Peternakan tidak hanya berkontribusi dalam bidang akademik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat ketika terjadi bencana sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan Departemen Peternakan tidak hanya berkontribusi dalam bidang akademik, tetapi juga hadir secara nyata di tengah masyarakat ketika terjadi bencana. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Penyaluran bantuan ini turut bersinergi dengan program KKN Berdampak USK, yang merupakan inisiatif pengabdian masyarakat dengan fokus pada pemulihan wilayah pascabencana serta pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.
Mahasiswa Fakultas Pertanian dari Departemen Peternakan dan Jurusan Agroteknologi berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan yang sedang melaksanakan KKN Berdampak di lokasi terdampak.
Para mahasiswa terlibat langsung dalam proses distribusi bantuan, koordinasi lapangan, serta pendampingan kepada masyarakat. Kolaborasi lintas disiplin tersebut dinilai meningkatkan efektivitas kegiatan sekaligus merefleksikan implementasi tridharma perguruan tinggi dalam respons kebencanaan.












