Home News Daerah Pemkab Bireuen Pastikan Pasokan BBM Aman

Pemkab Bireuen Pastikan Pasokan BBM Aman

Pemkab Bireuen Pastikan Pasokan BBM Aman
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bireuen, Zulfikar. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Pemkab Bireuen memastikan pasokan BBM masih dalam kondisi aman meskipun dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan pembelian oleh masyarakat.

Kepastian ini disampaikan menyusul munculnya kekhawatiran sebagian konsumen yang berbondong-bondong mengisi BBM dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.

Fenomena ini terjadi akibat kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kelangkaan BBM usai muncul pernyataan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang menyebut cadangan BBM nasional cukup untuk sekitar 20 hari.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bireuen, Zulfikar, menyebut distribusi BBM dari Pertamina hingga kini tetap berjalan normal tanpa adanya pengurangan pasokan.

Pemkab Bireuen mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap mengandalkan informasi resmi.

“Di Bireuen saat ini masyarakat sedang mengalami panic buying. Kita harapkan mereka mengakses informasi resmi agar tidak menjadi korban berita hoaks,” ujar Zulfikar saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (7/2/2026).

Baca juga: Bahlil: Gak Perlu Panik, Pasokan BBM Aman Suplai Kita Lancar

Ia juga meminta masyarakat tidak perlu mengantri hingga siang dan malam hanya untuk mengisi bahan bakar, karena distribusi BBM masih berjalan sebagaimana mestinya.

Pemkab Bireuen berharap kondisi kepanikan ini dapat segera mereda apabila masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan akurat.

Terkait kemungkinan penerapan skema pembatasan pembelian BBM seperti yang pernah dilakukan pascabencana banjir dan longsor lalu, Zulfikar menjelaskan kebijakan tersebut berada dalam kewenangan Pertamina.

Saat itu, pembelian BBM sempat dibatasi sebesar Rp50.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp200.000 untuk kendaraan roda empat.

Meski demikian, Pemkab Bireuen tetap akan melakukan langkah antisipatif sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Dalam waktu dekat, Disperindagkop & UKM akan mengadakan musyawarah internal bersama kepala bidang terkait untuk membahas kondisi yang terjadi di lapangan.

Previous articleTrump Akan Jual 12 Ribu Badan Bom untuk Israel
Next articleKekuatan Militer Indonesia Peringkat 13 Dunia, Lebih Kuat dari Israel dan Iran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here