
Komparatif. ID, Sulsel– Ibrahim, Kades terpilih Desa Jangan-Jangan, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, meninggal dunia pada hari pelantikannya. Ia baru beberapa waktu lalu terpilih sebagai Kades Jangan-Jangan untuk periode 2026-2034.
Kabar duka tersebut disampaikan oleh Bupati Kabupaten Barru, Andi Ina Kartika Sari. Sang Bupati mengatakan Ibrahim mengembuskan nafas terakhir di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 26 Juni 2026, pukul 08.00 WITA.
Sebelum meninggal dunia, Ibrahim dan istrinya, Andi Hasbiah, sama-sama maju sebagai kontestan pada Pilkades Jangan-Jangan 2026.
Menurut informasi, majunya sang istri demi memenuhi persyaratan demokrasi, supaya pilkades dapat berjalan. Pemungutan suara tersebut berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026. Digelar secara serentak di 12 desa di enam kecamatan di Kabupaten Barru.
Baca: Rita Octavia Sinurat, Tolak Fasilitas dan Godaan Pejabat
Ibrahim, S. Sos, merupakan tokoh masyarakat di desa itu yang dikenal sebagai sosok bermasyarakat. Dia pun memenangkan pemilihan kepala desa melalui proses pemilu desa yang berlangsung tertib dan sesuai regulasi.
Akan tetapi kehendak takdir berkata lain. Kades tersebut meninggal dunia tepat pada hari ia akan dilantik.
Kepergian sang tokoh untuk selamanya, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga Desa Jangan-Jangan.
Bupati Barru mengucapkan rasa belasungkawa atas meninggalnya Ibrahim.












